ADVERTISEMENT

Piala Dunia 2022: Patung Zidane Tanduk Materazzi Hadir Lagi di Qatar

Adhi Prasetya - Sepakbola
Selasa, 07 Jun 2022 13:00 WIB
A photographer takes pictures of a bronze sculpture by French Algerian born artist Adel Abdessemed during its installation on October 4, 2013 on the Corniche in Doha after it was bought by the Qatar Museums Authority. The statue, titled
Patung Zidane menanduk Materazzi sempat dipamerkan di Qatar pada 2013 lalu. Foto: AL-WATAN DOHA/AFP via Getty Imag/KARIM JAAFAR
Doha -

Patung Zinedine Zidane menanduk Marco Materazzi akan kembali dipamerkan secara umum di Qatar. Namun lokasinya bukan lagi di tempat terbuka, melainkan di dalam museum.

Patung perunggu setinggi 5 meter karya seniman Adel Abdessemed itu sempat dipamerkan di Qatar pada Oktober 2013, namun dipindahkan lagi tak sampai sebulan kemudian karena protes dari warga lokal. Patung tersebut dinilai mempromosikan kekerasan dan penyembahan berhala.

Menjelang Piala Dunia 2022, patung tersebut bisa kembali dilihat publik. Namun, posisinya kini berada di dalam Arab Museum of Modern Art, Doha.

"Evolusi terjadi dalam masyarakat. Memang butuh waktu. Orang-orang mungkin pada awalnya mengkritisi, namun akhirnya mengerti dan mulai terbiasa," ujar kepala Qatar Museums, Sheikha al-Mayassa al-Thani, dikutip ESPN.

Penempatan awal patung Zidane-Materazzi itu memang dinilai tidak tepat karena bisa langsung dilihat publik yang lalu lalang. Hiasan patung juga dinilai bukan hal umum, terutama di daerah teluk yang mayoritas beragama Islam.

Diketahui, patung Zidane menanduk Materazzi ini terinspirasi dari kisah nyata di final Piala Dunia 2006 antara Italia vs Prancis. Aksi tersebut terjadi di babak perpanjangan waktu setelah Zidane terprovokasi oleh Materazzi. Eks pemain Juventus dan Real Madrid itu akhirnya mendapat kartu merah atas perbuatannya.

This TV grab taken 09 July 2006 on French TV channel LCI shows France's football team captain Zinedine Zidane (L) butting Italian defender Marco Materazzi during the World Cup 2006 final football match between Italy and France at Berlin's Olympic Stadium. Italy won 5-3 on penalties after the final had finished tied 1-1 after extra-time.    AFP PHOTO / LCI / AFP PHOTO / LCI / DESKMomen ketika Zidane menanduk Materazzi di final Piala Dunia 2006. Foto: LCI/AFP Photo

Sheikha mengatakan pemasangan kembali patung tersebut bukan bentuk sindiran kepada Zidane, yang malah dinilai sebagai 'teman baik Qatar'. Tujuannya justru untuk mengangkat topik kesehatan mental para atlet, yang tak jarang diabaikan.

(adp/krs)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT