SJFC Donasi ke Korban Tragedi Kanjuruhan di Hari Pahlawan

ADVERTISEMENT

SJFC Donasi ke Korban Tragedi Kanjuruhan di Hari Pahlawan

Randy Prasatya - Sepakbola
Jumat, 11 Nov 2022 01:30 WIB
SJFC
Foto: dok. SJFC
Jakarta -

Seluruh masyarakat Indonesia hari ini memperingati Hari Pahlawan pada Kamis, 10 November 2022. Cara menghargai para pahlawan adalah mengingat, mendoakan dan melanjutkan perjuangan para pahlawan.

Komunitas Sepakbola Jurnalis atau dikenal Seejontor FC, memaknai hari bersejarah ini dengan mengadakan charity match di lapangan C, Senayan, bersama Aremania perwakilan Jakarta untuk mengingat, menguatkan, mendoakan dan menyerahkan donasi kepada para korban Tragedi Kanjuruhan, yang pecah pada 1 Oktober 2022.

Penggalangan donasi dari Komunitas Sepakbola Jurnalis atau Seejontor FC telah dilakukan selama 25 hari, sejak 15 Oktober 2022 dan ditutup pada 10 November 2022.

Pengurus SJFC, Abdul Rosyid mengatakan bantuan dari berbagai pihak ini diharapkan bisa meringankan beban para korban tragedi Kanjuruhan. "Alhamdulillah, di hari bersejarah ini kita berkumpul untuk menyerahkan donasi kepada saudara kita. Sudah selayaknya kita saling meringankan beban para korban," kata Rosyid.

Menurut dia, hasil pengumpulan donasi selama 25 hari yang dilakukan Seejontor FC sebesar Rp23.805.000. Tentu, kata dia, dana tersebut akan diserahkan melalui perwakilan Aremania yang ada di Jakarta untuk diserahkan kepada korban agar donasi tersebut tepat sasaran.

"Terima kasih untuk para donatur yang telah ikut membantu tergerak memberikan perhatian. Semoga di antara rasa duka korban dan keluarga setidaknya bisa merasakan hangatnya persaudaraan," ujarnya.

Dalam agenda penyerahan itu, SJFC dan Aremania Jakarta menggunakan pita hitam sambil menyalakan lilin serentak untuk mengenang para korban Tragedi Kanjuruhan. Lalu, dilanjut dengan mengheningkan cipta dan doa bersama untuk 135 korban meninggal tragedi Kanjuruhan serta para korban yang masih dalam perawatan.

Sebelumnya, Tim Seejontor sempat bermain sepak bola bersama perwakilan Aremania sebanyak tiga kali bertanding dengan durasi waktu 20 menit. Meski cuaca gerimis, semangat para jurnalis dan perwakilan Aremania tidak surut.

"Mereka (korban) layak disebut sebagai Patriot Sepakbola. Mari kita ambil hikmah dari peristiwa mengerikan ini. PSSI, Kemenpora, aparat keamanan khususnya kepolisian, TNI, seluruh stakeholder dan elemen lainnya, saya harap bisa terus berbenah. Semua harus diusut tuntas dan semua pihak yang bersalah harus diproses hukum demi mewujudkan keadilan kepada korban dan keluarganya," ucapnya.

Sementara perwakilan Aremania di Jakarta, Arif mengucapkan terima kasih atas bantuan untuk para keluarga korban Kanjuruhan yang digalang jurnalis dalam komunitas sepak bola (Seejontor FC). Menurut dia, Aremania tak menyangka ada suport dari para jurnalis di Jakarta melakukan charity match untuk keluarga korban Kanjuruhan.

"Kami perwakilan dari Aremania menyampaikan beribu-ribu terima kasih atas simpati dan donasinya. Semoga bisa disalurkan dengan baik dan bisa bermanfaat bagi seluruh Aremania. Kami akan mengawal bantuan ini agar tersampaikan kepada pihak yang berhak. Dan ini kejadian terakhir di sepak bola Indonesia," kata Arif.

Selanjutnya, Tim SJFC melakukan video call dengan Andi Koreng selaku perwakilan Tim Gabungan Aremania. Dalam obrolannya, Andi Koreng tak menyangka kepedulian teman-teman jurnalis di Jakarta yang turut menggalang dana untuk keluarga korban tragedi Kanjuruhan.

"Terima kasih kepada rekan-rekan jurnalis di Jakarta yang sudah peduli terhadap Aremania," ucapnya.

Berikut para Donatur yang tergerak hatinya untuk membantu para korban Kanjuruhan, Malang yaitu Anggota DPR RI Putu Supadma Rudana; Anggota DPR RI, Ridwan Hisjam-DPR RI; Wahyu Sanjaya, Ketua BAKN DPR RI; Agung Budi Santoso, Ketua BURT DPR RI; Ferry willyam, Anggota DPRD Kabupaten Tasikmalaya.

Kemudian Dadan Drajat Martamihardja, Ketua Umum Harley Club Bandoeng; Ervan ismailx Wakil Ketua LSF (Lembaga Sensor Film); Umar Kei, Ketua Forum Pemuda Muslim Maluku, Arif Mujahidin. Selanjutnya, Red Jersey Indonesia, Panitia Media Cup, Wartawan Pokja Jaksel, Jurnalis SJFC dan lainnya bisa dilihat di Instagram @seejontor_fc.



Simak Video "Pilu 2 Balita di Malang, Tak Tahu Ibunya Tewas dalam Tragedi Kanjuruhan"
[Gambas:Video 20detik]
(ran/mrp)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT