Pengobatan Kanker Gagal, Pele Kritis

ADVERTISEMENT

Pengobatan Kanker Gagal, Pele Kritis

Mohammad Resha Pratama - Sepakbola
Minggu, 04 Des 2022 01:30 WIB
TOPSHOT - Brazilian football great Edson Arantes do Nascimento, known as Pele, arrives at Guarulhos International Airport, in Guarulhos some 25km from Sao Paulo, Brazil, on April 9, 2019. (Photo by NELSON ALMEIDA / AFP) (Photo by NELSON ALMEIDA/AFP via Getty Images)
Pele dalam kondisi kritis karena pengobatan kankernya gagal (AFP via Getty Images/NELSON ALMEIDA)
Sao Paulo -

Kabar buruk datang lagi dari legenda sepakbola Brasil Pele. Kondisi Pele disebut kritis karena pengobatan kankernya gagal.

Pele sudah berada di rumah sakit sejak pekan lalu karena mengalami pembengkakan dan gagal jantung. Pele menjalani sejumlah tindakan medis untuk mengembalikan kondisinya.

Tapi, sayangnya tindakan itu belum cukup membuat Pele membaik. Sebab dalam laporan terbaru yang dimuat surat kabar Brasil, Folha de S Paulo, Pele arus dilarikan ke ruang perawatan paliatif di Rumah Sakit Albert Einstein, Sao Paulo.

Pele disebut tidak merespons proses kemoterapi yang dijalaninya dalam rangka melawan kanker usus. Lalu apa itu perawatan paliatif?

Menurut Organisasi Kesehatan Dunia (WHO), perawatan paliatif adalah perawatan yang dilakukan untuk yang meningkatkan kualitas hidup pasien dan keluarga yang menghadapi masalah kesehatan yang mengancam jiwa.

Melalui perawatan ini dilakukan pencegahan dan tindakan untuk mengurangi nyeri, masalah fisik, sosial, dan spiritual yang dihadapi pasien selama pengobatan. Perawatan ini biasanya diberikan kepada pasien kanker dengan stadium lanjut.

Pele yang kini berusia 82 tahun memang sudah sakit-sakitan sehingga jarang terlihat di publik. Pele adalah bintang Brasil saat menjuarai Piala Dunia tiga kali di tahun 1958, 1962, dan 1970.

Pele mengklaim dirinya sudah mencetak lebih dari 1.000 gol selama kariernya, termasuk 77 gol dari 92 laga bersama Timnas Brasil.

Cepat sembuh, Pele!

(mrp/ran)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT