Misi Khusus 'Ban Kapten' Berbatov
Minggu, 11 Mar 2007 10:57 WIB
London - Kalau jeli, ada "ban kapten" melingkar di lengan pemain Tottenham Hotspur, Dimitar Berbatov. Kalau dia bukan kapten, lalu apa artinya? Spurs memiliki Ledley King sebagai kapten dan Robbie Keane sebagai wakilnya. Kalau kemudian Berbatov melilitkan benda yang mirip-mirip ban kapten di lengannya, bukan berarti dia ikut-ikutan apalagi menyaingi. Agak sulit melihat benda yang kerap melilit di lengan kanan Berbo --sapaan Berbatov--. Alasannya warna "ban kapten" yang dikenakannya hampir senada dengan kostum warna putih yang menjadi kostum pertama Spurs. Kalau diteliti, benda itu bertuliskan 'You are not alone'. Mirip-mirip memang dengan slogan Liverpool, tapi yang ini tidak ada kaitannya karena simbol AIDS juga tertera menemani tulisan di "ban kapten" Berbo itu.Kenapa simbol AIDS? Rupanya ada misi khusus yang diemban Berbo. Selama ini dia kerap menghindar kalau ditanyakan tentang "ban kapten" itu ataupun tulisan dan logo yang tertera. Namun menjelang partai perempatfinal Piala FA kontra Chelsea, Minggu (11/3/2007), Berbo akhirnya bersedia buka mulut untuk pertama kalinya. "Di Libya, petugas medis asal Bulgaria terancam hukuman mati karena dituduh meracuni 400 anak dengan AIDS. Saya mencoba menunjukkan dukungan karena ibu saya adalah seorang perawat. Sebagai orang Bulgaria saya juga ingin menunjukkan kepada dunia bahwa para perawat ini tidaklah sendirian," ungkapnya seperti dilansir The Sun. Di Libya, perawat asal Bulgaria dan dokter asal Palestina memang sudah dijatuhi hukuman mati terkait dengan tuduhan itu. Walau keputusan tersebut telah dijatuhkan medio tahun 2000 lalu, namun eksekusinya belum terlaksana karena serangkaian permintaan naik banding.Dalam kasus itu pakar berpendapat bahwa kesalahan tidak bisa ditimpakan kepada para perawat dan dokter. Sebelum kedatangan mereka, para anak-anak yang menjadi korban AIDS telah mendapatkan perawatan yang kurang layak di RS Benghazi al-Fateh. "Pemain Bulgaria juga melilitkan benda ini di lengannya saat bermain bagi tim nasional. Kami mencoba membebaskan para perawat itu karena kami percaya mereka tidak bersalah," tandas Berbo.Foto: Dimitar Berbatov mengenakan "ban kapten" di lengan kanannya (UEFA). (krs/krs)










































