AC Milan Disebut-sebut dalam Dokumen Jeffrey Epstein

AC Milan Disebut-sebut dalam Dokumen Jeffrey Epstein

Yanu Arifin - Sepakbola
Senin, 02 Feb 2026 11:00 WIB
AC Milan Disebut-sebut dalam Dokumen Jeffrey Epstein
Foto: BBC World
Milan -

Dokumen kasus Jeffrey Epstein baru saja dibuka. Dokumen itu menyeret banyak pihak-pihak ternama, bahkan di antaranya klub sepakbola raksasa Italia, AC Milan!

Melansir Tribuna, dokumen setebal 3 juta halaman dirilis Departemen Kehakiman Amerika Serikat pada Jumat (30/1) waktu lalu. Dokumen berisi 3 juta halaman tertulis, 2 ribu video, dan 180 ribu gambar itu bisa diakses publik.

Dalam publikasi itu, nama-nama top masih muncul dalam kasus kejahatan seksual Epstein. Di antaranya adalah petinggi X, Elon Musk, hingga Pangeran Andrew.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Bahkan tak cuma orang, institusi ternama juga muncul. Salah satunya adalah AC Milan, klub sepakbola Italia.

Melansir Tribuna, AC Milan disebut-sebut dalam dokumen itu. Isinya tampak penawaran Rossoneri kepada Jeffrey Epstein, saat klub Serie A itu baru saja diakuisisi Elliot Management, yang mengambilnya dari Li Yonhong usai taipan China itu kesulitan membayar utangnya.

ADVERTISEMENT

Dalam dokuken itu, email tertulis dengan subjek, "Masalah Akusisi AC Milan pada Juli". Epstein membalas email kepada David Stern.

Stern, yang juga mantan komisioner NBA, tampak mengirim email ke Epstein. Stern mengirim email berisi, "Saya kira Elliott sudah mengambilnya dan ingin menyimpannya. Berapa persentasenya dan dengan harga berapa?" tanyanya kepada Epstein, yang tampak menawarinya klub Italia itu.

Epstein membalasnya dengan singkat, "Saya tidak mau terlibat. Saya pikir saya akan meneruskannya kepada Anda karena saya tidak tertarik pada hal-hal ini," balas Epstein.

Kasus Jeffrey Epstein, terlibat kejahatan serta melakukan perdagangan seks kepada lebih dari 1000 perempuan usia muda, menjadi sorotan sebab melibatkan banyak pesohor global. Pria Israel itu menyeret nama-nama top seperti mantan presiden AS Bill Clinton, Pangerang Andrew, mendiang raja pop Michael Jackson, hingga Elon Musk.

Epstein dipenjara pada Juli 2019, namun dinyatakan meninggal pada Agustus berselang karena disebut gantung diri. Kasusnya terus didesak dibongkar untuk mengetahui siapa saja yang terlibat kasus tersebut.

Dokumen Jeffrey Epstein baru-baru ini dirilis oleh Presiden Donald Trump. Orang nomor satu AS itu juga banyak disebut dalam dokumen tersebut.




(yna/pur)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads