Setelah sepuluh hari dirawat di rumah sakit, ibunda Frank, Pat, tutup usia pada angka 58 tahun, Kamis (24/4/2008) petang waktu setempat. "Dengan keduakaan luar biasa kami menginformasikan kalau Pat Lampard telah berpulang sore ini," tutur perwakilan keluarga seperti dilansir Sky Sport.
Chelsea, klub tempat Frank bernaung, langsung memberikan ucapan duka cita usai kabar tersebut tersiar. "Kami setulusnya menyatakan rasa duka cita sedalam-dalamnya buat Frank, ayahnya Frank Senior, saudaranya Natalie dan Claire dan keluarga beserta teman-temannya," sebut pernyataan resmi Chelsea.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Beberapa saat sebelum menghembuskan nafas terakhirnya, kondisi Pat sempat membaik. Hal itu tentu disambut baik Frank, yang menukas kepada The Sun, "Perlahan-lahan dia sudah membaik. Aku beruntung memiliki ibu yang sangat tegar. Dalam sebuah pekan yang sulit, beberapa hari terakhir sudah positif."
Tak pelak setelah kini kehilangan ibunda tercinta, itu pasti jadi pukulan berat buat Frank, yang selalu setia didukung Pat dalam setiap tindakannya, bukan hanya di dalam lapangan tapi juga di luar.
"Kebanggaanku sebagai ibu Frank lebih berarti dibandingkan kesuksesan sepakbola manapun, kebanggaan (yang lahir) karena dia adalah seorang manusia yang baik," ucap sang mendiang suatu ketika.
Turut berduka cita, Frank.
(krs/key)











































