Ketertarikan Purwanto dalam mengoleksi uang kertas kuno ini ternyata berawal berawal dari iming-iming sahabatnya yang juga dikenal sebagai kolektor barang antik. Dari sahabatnya itulah dia akhirnya dapat memiliki koleksi lembaran uang kuno.
Kini, pria yang juga tercatat sebagai Pegawai Negeri Sipil (PNS) di Dinas Lingkungan Kebersihan dan Lingkungan Hidup (DKLH) Kota Kediri tersebut punya koleksi uang kuno yang tergolong banyak. Sedikitnya dia memiliki puluhan lembar uang kertas kuno dengan berbagai pecahan, mulai dari Rp 100 hingga Rp 1000.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Kenapa bisa begitu? Purwanto sendiri tak tahu pasti apakah uang kertas miliknya itu punya kandungan magnet, daya magis atau hal-hal lain. "Awalnya saya juga nggak percaya, tapi akhirnya saya nikmati. Itung-itung kan bisa buat hiburan di saat penat dengan mainan uang kuno ini," ujar Purwanto kepada detiksport di Stadion Brawijaya.
Keunikan koleksi lembaran uang kuno milik Purwanto tidak berhenti sampai situ. Lembaran uang kuno tersebut ternyata juga punya keunikan lainnya, yakni adanya tulisan Arab dengan lafadz "Kun Fayakun" dan "Allah"
Purwanto lagi-lagi hanya bisa angkat bahu dalam menjelaskan fenomena tersebut. "Saya nggak tahu yang nulis itu siapa, tulisannya kan samar-samar jadi nggak terlihat kalau nggak diterawang. Kalau artinya setahu saya adalah 'yang tercipta terciptalah'," katanya dengan nada serius.
Dengan segala keunikan tersebut, Purwanto mengaku koleksi uang miliknya bisa mengusir jenuh sekaligus bikin bangga. Di saat senggang, tak jarang dia memamerkan keunikan koleksinya tersebut ke beberapa sahabatnya. "Ya awalnya banyak yang nggak percaya, tapi akhirnya terkagum-kagum."
Namun demikian dia menampik dengan keras jika koleksi miliknya itu dikait-kaitkan dengan kepemimpinannya di lapangan hijau. "Nggak benar kalau koleksi uang kuno milik saya ada kaitannya dengan kemampuan saya dalam memimpin pertandingan. Ini hanya hobi saja, kebetulan saya suka dengan segala sesuatu yang bersifak unik," kata Purwanto yang juga terkenal sebagai pemain sepak bola dengan posisi wing back kanan di masa mudanya.
Nah, kembali ke masalah koleksi uniknya itu, bukan tak mungkin bakal ada pihak-pihak atau kolektor uang kuno yang berminat membeli. Akan tetapi sepertinya mereka harus gigit jari karena Purwanto tak bakal mau berpisah dengan koleksinya, pun jika diiming-imingi imbalan besar.
(krs/din)











































