Sebagai sebuah bentuk penghargaan terhadap sepak terjang Giggs dalam dunia sepakbola, Sky Sport mengisahkan sebuah acara dokumenter bertajuk "Itβs a wonderful run from Giggs!".
Program itu antara lain berisikan petikan wawancara dengan orang yang menemukan bakat Giggs, yaitu pemandu bakat Manchester City Dennis Schofield, tayangan aksi Giggs ketika masih belia serta komentar Sir Alex Ferguson, Eric Cantona, Mark Hughes, Paul Ince, Lee Sharpe, Paul Scholes, Phil Neville, Nicky Butt dan Kaka.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Dia ketat (mengeluarkan uang), sangat ketat. Kalau sedang jalan keluar, dia selalu meminjam uang, dari Butty (Nicky Butt), Gaz (Gary Neville), dan aku sendiri," celetuk Phil yang kini bermain untuk Everton, sebagaimana dilansir Daily Mail.
"Ketika kami tinggal di Manchester tiap hari dia nebeng kendaraan abangku (Gary) untuk menghemat uang. Abangku tak sadar kalau dia sudah dimanfaatkan, pikirnya dia sudah mendapat teman baik!" seloroh Phil lagi.
Kisah unik lainnya dikisahkan oleh Giggs sendiri, yaitu pada saat dirinya berlatih bersama klub rival MU, Manchester City, semasa masih sekolah dulu.
"Dua atau tiga dari kami, pemain terbaik tim yuniorku, datang ke City, kami biasa pergi ke Platt Lane hari Kamis malam. Aku menikmatinya tapi aku kan fans United! Aku ingat suatu ketika datang dengan atasan warna merah dan langsung dipaksa melepasnya," kenang dia.
Meski sempat berlatih bersama City, pemain kelahiran Cardiff, Wales, 29 November 1973 itu menegaskan kalau dirinya sedari awal memang hanya berkeinginan untuk membela MU.
"Aku memang ada di City tapi mereka tak pernah menawari kontrak walau aku berlatih di sana selama dua atau tiga tahun. Mungkin kupikir mereka mengira akan teken kontrak dengan mereka, aku tak tahu, tapi aku menikmati minggu di United, serasa seperti di rumah. Aku tak ragu-ragu untuk bergabung," lugas Giggs.
Pilihan itu tak keliru karena bersama MU-lah namanya menjulang dan mengundang decak kagum rekan maupun pemain lawan. Kaka yang playmaker AC Milan dari Brasil, misalnya.
"Inilah hal yang bagus tentang sepakbola. Suatu hari aku menyaksikan Ryan Giggs bermain, atau bermain di Playstation dan sekarang aku benar-benar menghadapinya dalam pertandingan sungguhan," takjub Kaka.
(krs/din)











































