Kepelatihan Dasar (Bagian 1)

Technical Skills, dari Menendang Sampai Menyundul

- Sepakbola
Minggu, 03 Mar 2013 14:57 WIB
AFP
- - Untuk bermain bola dengan baik pemain dibekali dengan teknik dasar yang baik. Pemain yang memiliki teknik dasar yang baik pemain tersebut cenderung dapat bermain sepakbola dengan baik pula.

Beberapa teknik dasar yang perlu dimiliki pemain sepakbola adalah menendang (kicking), menghentikan atau mengontrol, menggiring (dribbling), menyundul (heading), merampas (tacling), lemparan ke dalam (throw-in) dan menjaga gawang (goal keeping).

Di bawah ini akan dijelaskan beberapa teknik menendang, menghentikan, dan mengiring bola dalam permainan sepakbola.

1. Menendang (kicking)

Menendang bola merupakan salah satu karakteristik permainan sepakbola yang paling dominan. Tujuan utama menendang bola adalah untuk mengumpan (passing), dan menembak kearah gawang (shooting at the goal). Dilihat dari perkenaan bagian kaki ke bola, menendang dibedakan menjadi beberapa macam, yaitu menendang dengan kaki bagian dalam, Menendang dengan kaki bagian luar, dan menendang dengan punggung kaki.

A. Menendang dengan kaki bagian dalam.

Pada umumnya teknik ini digunakan untuk mengumpan jarak pendek. Analisis geraknya adalah sebagai berikut:

• Badan menghadap sasaran di belakang bola
• Kaki tumpu berada di samping bola kurang lebih 15 cm, ujung kaki menghadap sasaran, lutut sedikit ditekuk.
• Kaki tending ditarik ke belakang, dan ayunkan ke depan.
• Setelah terjadi benturan dilanjutkan dengan follow trow (gerakan lanjutan)

B. Menendang dengan kaki bagian luar

Pada umumnya teknik menendang dengan kaki bagian luar digunakan untuk mengumpan jarak pendek. Analisis geraknya sebagai berikut:

• Posisi badan di belakang bola, kaki tumpu disamping belakang bola 25 cm, ujung kaki menghadap kesasaran, dan lutut sedikit ditekuk.
• kaki tendang berada di belakang bola, dengan ujung kaki menghadap kedalam
• kaki tending ditarik ke belakang dan ayunkan kedepan
• Perkenaan bola tepat di punggung kaki bagian luar, dan tepat pada tengah-tengah bola
• Gerakan lanjutan kaki tending diangkat serong kurang lebih 45 derajat menghadap sasaran.

C. Menendang dengan punggung kaki

Pada umumnya menendang dengan punggung kaki digunakan untuk menembak ke gawang atau shooting. Analisis gerakanya sebagai berikut:

• Badan di belakang bola sedikit condong kedepan, kaki tumpu diletakkan di samping bola dengan ujung kaki menghadap kesasaran, kaki sedikit ditekuk.
• Kaki tending berada di belakang bola dengan punggung kaki menghadap ke depan/sasaran
• Kaki tending tarik ke belakang dan ayunkan kedepan hingga mengenai bola.
• Perkenaan kaki pada bola tepat pada punggung kaki penuh dsan tepat pada tengah-tengah bola.
• Gerakan lanjut kaki tending diarahkan dan di angkat kearah sasaran.



a) Mengumpan (passing)

Menendang bola yang bertujuan untuk mengumpankan bola kepada teman. Baik pada jarak dekat ataupun jauh. Bentuk dasar passing yaitu passing bawah dan passing atas. Metode pelatihannya di antaranya:

- Passing berpasangan dengan 1 bola berhadap-hadapan pada jarak sekitar 5-10 meter.
- Passing berpasangan pada jarak 30-40 meter dengan tendangan melambung.

b) Shooting



Shooting
pada umumnya tendangan keras ke arah gawang yang bertujuan untuk menghasilkan gol. Proses pelatihannya:

- Menendang keras kearah gawang pada jarak 10-15 meter atau di luar kotak penalti.
- Sebelum shooting, bola digiring terlebih dahulu, baru kemudian ditendang.
- Menerima bola dari teman (bola passing), kemudian ditendang (shooting) tanpa menunggu bola berhenti.





 
2. Menghentikan bola (control)

Menghentikan bola merupakan salah satu teknik dasar dalam permainan sepakbola yang penggunaanya bersamaan dengan teknik menendang bola. Tujuan menghentikan bola adalah untuk mengontrol bola, yang termasuk didalamnya adalah untuk mengatur tempo permainan, mengalihkan laju permainan, dan memudahkan untuk passing. Analisis gerakannya sebagai berikut:

• Posisi badan segaris dengan datangnya bola.
• Kaki tumpu mengarah pada boladengan lutut sedikit ditekut.
• Kaki penghenti diangkat sedikit deengan permukaan bagian dalam kaki
dijulurkan kedepan segaris dengan datangnya bola.
• Bola menyentuh kaki persis dibagian dalam/mata kaki
• Kaki penghenti mengikuti arah bola.

Untuk teknik menghentikan bola masih terdapat banyak cara yang dapat dilakukan diantaranya yaitu menggunakan punggung kaki, paha, dada, serta kepala apabila memungkinkan.



3. Menggiring bola (dribling)

Pada dasarnya menggiring bola adalah menendang terputus-putus atau pelan, oleh karenanya bagian kaki yang dipergunakan dalam menggiring bola sama dengan bagian kaki yang dipergunakan untuk menendang bola. Menggiring bola bertujuan antara lain untuk mendekati jarak ke sasaran, melewati lawan, dan menghambat permainan.

Di bawah ini akan di jelaskan mengenai posisi tubuh saat menggiring bola dengan menggunakan kaki bagian dalam:

• Posisi kaki menggiring bola sama dengan posisi menendang bola.
• Kaki yang digunakan untuk menggiring bola tidak ditarik kebelakang hanya diayunkan ke depan.
• Diupayakan setiap melangkah, secara teratur bola disentuh/didorong bergulir ke depan.
• Bola bergulir harus selalu dekat dengan kaki agar bola dapat dikuasai
• Pada waktu menggiring bolakedua lutut sedikit ditekuk untuk mempermudah penguasaan bola.
• Pada saat kaki menyentuh bola, pendangan ke arah bola dan selanjutnya melihat situasi ke lapangan.



4. Menyundul bola

Selain menggunakan kaki, pemain bola juga sering menggunakan kepalanya untuk mengumpan maupun memasukkan bola ke alam gawang lawan. Bola yang melayang di udara menjadi "makanan" bagi kepala untuk mengarahkannya ke rekan satu tim atau ke dalam gawang lawan. Memindahkan bola dengan kepala inilah yang disebut dengan menyundul bola.



Menyundul bola dapat dilakukan dengan beberapa cara. Cara yang paling umum adalah dengan melompat menyamput datangnya bola. selain dengan melompat ke atas, ada juga pemain yang menyundul bola sambil menjatuhkan badan. Hal ini dilakukan apabila bola yang datang melayang tidak begitu tinggi dari tanah. Cara ini sering mengecoh pemain bertahan dan penjaga gawang lawan, karena biasanya bola yang melayang tidak begitu tinggi dari tanah akan disambut dengan kaki, bukan dengan kepala.



(Bersambung)




(a2s/krs)