DetikSepakbola
Rabu 05 Desember 2018, 11:38 WIB

Persija Diatur Jadi Juara, Gede: Nabi Muhammad dan Yesus Saja Diganggu

Muhammad Fida Ul Haq - detikSport
Persija Diatur Jadi Juara, Gede: Nabi Muhammad dan Yesus Saja Diganggu Ada tudingan Persija Jakarta sudah diatur jadi juara Liga 1 2018 (Rifkianto Nugroho/detikSport)
Jakarta - Tudingan skenario juara Persija Jakarta ramai menjelang penutupan Liga 1 2018. Direktur Persija, Gede Widiade, tak mau ambil pusing soal rumor itu.

Persija di ambang juara setelah hasil di pekan ke-33 yang menguntungkan mereka. Kemenangan 2-1 di markas Bali United yang diikuti hasil imbang tanpa gol PSM Makassar di kandang Bhayangkara FC membuat Persija ada di puncak klasemen.

Saat ini Macan Kemayoran punya 59 poin, unggul satu angka dari PSM di posisi kedua. Kekalahan pun bakal mengantarkan Persija jadi juara asalkan PSM meraih hasil imbang mengingat mereka menang selisih gol atas PSM.

Apalagi lawan Persija hanyalah tim papan bawah Mitra Kukar yang tengah menghindari degradasi dan laga itu digelar di Stadion Gelora Bung Karno. Makin besar pula peluang juara Persija.




Tapi, di balik itu, ada suara sumbang terkait dugaan Persija memang sudah direkayasa sedemikian rupa untuk jadi juara Liga 1 musim ini. Paling nyata adalah ketika lawan mereka akhir pekan lalu, Bali United, ditinggal pelatih Widodo C Putro yang mundur dua hari jelang laga tersebut.

Belum lagi kontroversi ketika laga berlangsung di Stadion I Wayan Dipta di mana laga sempat terhenti begitu lama dan wasit tidak memberikan injury time yang sesuai. Settingan Persija juara makin kuat setelah mantan pemain timnas Indonesia, Rochi Putiray, dalam acara talkshow baru-baru ini bertaruh bahwa tim ibukota itu yang jadi juara.

Terkait segala tudingan yang mengarah kepada timnya belakangan ini, Gede tak mau ambil pusing karena merasa Persija memang layak juara berkat performanya musim ini. Kalaupun ada fitnah semacam itu, Gede melihatnya sebagai angin lalu belaka.




"Nabi Muhammad saja diganggu, Yesus saja diganggu, apalagi Persija yang setingan yang apa sudah biarin. Ini pesan lagi ke Jakmania, anjing menggonggong itu biasa, kalau anjing masuk rumah makan, bayar rumah makan itu yang luar biasa," ujar Gede kepada wartawan di Balai Kota, Rabu (5/12/20178).

"Jadi anjing menggonggong biarkan, Istighfar seperti yang dikatakan pak Gubernur berusaha membahagiakan masyarakat Jakarta dan pendukungmu bikin ketertiban. Insya Allah setelah tanggal 9 jam tujuh mau apa Allah SWT yang menentukan. Pak Gubernur sudah ngeset settingnya nanti, jangan dibicarakan karena mendahului kehendak Allah SW tidak boleh. Itu saja," sambungnya.

"Jadi kalau itu hadiah dari PSSI, hadiah dari setingan, apa itu yang tahu Allah SWT. Percuma kita bantah buat apa. Orang yang kecewa kalau diajak bicara terus pasti akan menambah kekecewaan. Kita doakan orang yang kecewa itu hilang kecewanya, mereka bisa berbahagia pada saat siapapun yang besok juara," demikian dia.




Simak Juga 'Anies Siap Sukseskan Laga Persija Vs Mitra Kukar di GBK':

[Gambas:Video 20detik]


Persija Diatur Jadi Juara, Gede: Nabi Muhammad dan Yesus Saja Diganggu

(mrp/fem)

Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed