Persiba langsung menekan pertahanan Persiwa sejak peluit awal pertandingan dibunyikan. Namun, absennya Peppito di lini depan Persiba, membuat Musafry harus bersusah payah menerobos lini belakang Persiwa yang dikomandani Yesaya Desmon.
Hal itu bisa dilihat, meski banyak mengandalkan umpan terobosan dari gelandang serang Robby Gaspar, serangan pasukan Peter James Buttler tetap terasa kurang greget.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Penampilan cemerlang Made Wirawan di bawah mistar gawang juga membuat Persiba urung kebobolan. Kedudukan tanpa gol bertahan hingga turun minum. Di babak kedua, penampilan kedua kesebelasan tidak banyak berubah. Serangan Persiwa yang diarsiteki Suharno melalui kaki Alfredo Puraro di jantung Persiba tidak dapat berbicara banyak.
Sebaliknya, Persiba terus mengandalkan penampilan strikernya Musafry. Pada menit 58, Persiba dihadiahi tendangan penalti setelah Tarikh Choui menjatuhkan salah seorang pemain Persiba. Namun, eksekusi Musafry gagal mengubah kedudukan setelah tendangannya membentur tiang gawang Persiwa yang dijaga Charles Woof.
Gagal penalti tidak membuat Persiba patah arang. Serangan demi serangan dilancarkan, namun selalu berhasil dipatahkan Charles Woof yang tampil prima. Skor kacamata 0-0 tidak berubah hingga wasit Andi Hafid Maulana meniupkan peluit panjang.
(roz/arp)










































