Usai partai Persik Kediri kontra PSMS, yang juga diwarnai kericuhan, Senin (27/10/2008), Erwinsyah terkapar setelah mendapat pukulan dari Cristian Gonzales yang bermain untuk Persik. Tak terima, PSMS sudah melaporkan insiden ini ke aparat kepolisian.
"Benar, tadi pagi kami memang telah mendapatkan laporan atas kejadian tersebut, dan saat ini semuanya masih dalam penyelidikan mengenai kebenarannya," kata Kapolsek Kota Kediri AKP. Suprianto, saat dikonfirmasi detiksurabaya.com di ruang kerjanya, Jalan Pahlawan Kusuma Bangsa, Selasa (28/10/2008).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Nanti dari hasil visum kita dapat simpulkan seperti apa kejadiannya. Apabila memang memungkinkan, ya kami akan lanjutkan kasus ini dengan memanggil beberapa pihak yang tersangkut untuk menjalani pemeriksaan," ujar Suprianto.
Menyikapi pelaporan tersebut, Manajer Persik Kediri Iwan Boedianto terkesan tak ingin menanggapi. Bagi Iwan pelaporan tersebut justru menunjukkan bahwa manajemen PSMS Medan tak mengerti aturan persepakbolaan Indonesia.
"Dalam manual teknis yang dikeluarkan BLI dengan jelas disebutkan, permasalahan di dalam lapangan sepakbola tidak dapat dibawa ke ranah hukum. Kalau sampai hal itu terjadi, berarti kan mereka yang nggak tahu aturan," tegas Iwan saat dikonfirmasi melalui telepon selulernya.
Iwan juga mengatakan, pihak manajemen Persik tidak akan mengambil sikap apapun atas pelaporan tersebut. Baginya, hal tersebut akan dapat diatasi oleh PSSI melalui komisi disiplin, yang diyakininya juga telah melakukan penyelidikan.
(krs/a2s)










































