Meski begitu, pelatih baru PKT Fachry Husaini menilai pemainnya kelelahan menghadapi permainan cepat yang diperagakan Persiwa.
"Di babak kedua, tampak sekali stamina pemain kita kelelahan. Itu harus dibenahi" kata Fachry saat memberikan keterangan kepada wartawan usai pertandingan.
Kendati demikian, Fachry enggan berkomentar panjang lebar terkait gol balasan Persiwa yang terjadi 13 menit sebelum bubaran. Meski sebenarnya dia menilai gol tersebut tidak perlu terjadi.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sementara bagi Persiwa Wamena, mencuri 1 poin di kandang Bontang PKT mengulang sukses saat laga Indonesia Super League (ISL) lalu. Saat itu,Persiwa menggebuk Bontang PKT 3-1.
"Kuncinya anak-anak bermain disiplin," kata Pelatih Persiwa Suharno.
Sama halnya dengan Bontang PKT, Suharno menurunkan pemain-pemain mudanya. Menurut Suharno, hanya ada 4 pemain inti yang ikut bertanding saat melawan tuan rumah.
"Pemain saya memang berada di bawah tekanan.Baru di babak kedua, bisa tampil lepas," ujar Suharno.
Baik kubu PKT maupun Persiwa, kali ini memang banyak menurunkan komposisi pemain berusia muda. Ke depan, selain membenahi fisik, PKT akan memantapkan ketajaman duet striker mereka James Debbah dan Josiah Seton terutama pasca undur diri pelatih Mustaqim hingga menjelang putaran kedua ISL.
"Striker kurang fokus ketika menyerang," timpal Fachry.
(din/din)










































