Di Tambaksari, Minggu (23/11/2009), Persebaya terus melakukan tekanan sepanjang pertandingan ke pertahanan Gresik. Mereka bahkan berhasil unggul 1-0 lewat gol sundulan Anderson Da Silva di menit ke-9.
Gol tersebut berawal dari umpan Javier Roca dari sisi kiri pertahanan Gresik. Para pemain belakang Gresik United yang berkonsentrasi menjaga striker Persebaya, Jairon Feliciano, alpa mengawal Anderson sehingga pemain Brasil itu dengan tenang mencetak gol dengan tandukannya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Bola meluncur mulus ke gawang kiper Endra Prasetya yang berniat untuk menghentikan bola tetapi gagal. Skor pun berubah jadi 1-1.
Persebaya yang terlecut akhirnya memastikan kemenangan setelah Anderson mencetak gol keduanya memanfaatkan umpan Mat Halil.
Meski menang susah payah, arsitek Persebaya Freddy Muli mengelak bila dikatakan timnya kesulitan menembus pertahanan Gresik. "Bukan kesulitan. Tapi mereka sangat disiplin. Selain itu, mereka mempunyai kiper yang bagus dengan faktor luck-nya sangat bagus hari ini," katanya.
Freddy bahkan menyebut gol Gresik ke gawang timnya adalah hasil spekulasi. "Kalau gol mereka itu spekulasi tapi akurat," ungkap dia.
Sedangkan perlatih Gresik Sasi Kirono mengaku puas dengan hasil ini. Gresik hanya butuh kemenangan 1-0 saat leg 2 CDSSI bergulir di kandang mereka, 30 November depan.
""Permainan anak-anak sudah maksimal dan saya cukup puas dengan hasil ini," ucap Sasi. "Tidak ada strategi khusus, cuma para pemain bermain dengan penuh semangat."
(arp/arp)











































