"Tim inti memang sudah terkumpul, ada 22 pemain, 20 starting line di bench, sedangkan dua pemain adalah cadangan kalau ada yang cedera atau berhalangan. Namun saya masih belum bisa mengumumkan tim inti yang akan berlaga pada Jumat besok. Saya masih menunggu perkembangan selanjutnya hingga hari H mejelang pertandingan," sahut Bendol saat ditemui di pemusatan latihan di kawasan Sawangan, Depok, Jawa Barat.
Bukannya tanpa alasan kalau mantan pelatih Arema Malang itu menunda-nunda pengumuman skuad intinya. Di sisa hari menjelang pertandingan, para pemain masih diberikan kesempatan untuk menunjukkan perkembangan fisik dan teknis.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Mengenai rival berat di penyisihan grup, yaitu Singapura, pelatih yang juga sempat membesut Persita Tangerang itu enggan berkomentar banyak. "Soal Singapura pun saya tidak mau berkomentar, walaupun mereka ada favorit juara. Tapi saya yakin anak-anak mampu meladeni permainan mereka. Dan saya pun tidak hanya mau berkonsentrasi pada Singapura saja, dan menganggap remeh lawan lain di grup kami".
Terkait postur pemain Singapura yang lebih besar mengingat beberapa anggota skuadnya merupakan pemain naturalisasi, Bendol mengaku tak khawatir. "Anak-anak tentunya tidak akan kesulitan melawan mereka, karena para pemain asing yang berlaga di Indonesia pun besar-besar," ujar Bendol tertawa kecil.
Bendol juga tak mau memberi bocoran soal siapa-siapa di antara 22 pemain itu yang akan terdepak. Timnas yang sekarang menempati mess mereka di Sawangan, Depok akan kembali ke Jakarta besok pagi dan memulai pelatihannya lagi di Senayan. (din/din)











































