Rival-rival Indonesia Siap Tempur

AFF Suzuki Cup 2008

Rival-rival Indonesia Siap Tempur

- Sepakbola
Kamis, 04 Des 2008 19:37 WIB
Rival-rival Indonesia Siap Tempur
Jakarta - Sebagai tuan rumah ajang AFF Suzuki Cup 2008, Indonesia diunggulkan untuk melenggang ke babak semifinal. Namun langkah Indonesia dipastikan tidaklah mudah karena Singapura, Myanmar dan Kamboja menyatakan siap tempur dan memberikan pelawanan sengit kepada Indonesia.

Dalam konferensi pers yang diadakan Kamis (4/12/2008), para pelatih calon lawan Indonesia yang tergabung di Grup A, menyatakan anak-anak asuhannya telah siap untuk turun berlaga. Mereka adalah pelatih Myanmar Marcos Falopa, pelatih juara bertahan Singapura Radojko Avramovic dan Prak Sovannara, arsitek Kamboja.

"Kami telah siap untuk menghadapi lawan-lawan kami. Kami telah bekerja keras selama tiga bulan ini termasuk ketika menjuarai Grand Royal Challenge kemarin. Tim saya haus akan kemenangan," ungkap Falopa di depan pers.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Saya melihat perkembangan yang pesat dalam presepakbolaan Asia khususnya di Asia Tenggara. Mereka sangat baik dalam pembangunan di bidang sepakbola, secara taktik maupun kemampuan individu dari para pemain," imbuh pria berkebangsaan Brasil itu.

Saat ditanya tentang siapa lawan terkuat di Piala AFF kali ini Falopa berujar, "Saya rasa Vietnam dan Thailand adalah tim favorit juara, karena mereka sempat latih tanding melawan timnas Brasil. Begitu juga dengan Malaysia, dan jangan lupakan Indonesia, dengan dukungan suporter yang melimpah mereka adalah favorit."

Falopa juga menepis anggapan adanya tim lemah dalam kompetisi kali ini. "Tidak ada tim yang lemah di sini, termasuk Laos dan Kamboja. Semua tim yang bermain kali ini adalah tim kuat semua," tegasnya.

Sementara dari kubu Singapura, Avramovic juga menyatakan kesiapannya. "Tim kami telah mempersiapkan diri dengan baik, terutama tiga bulan menjelang turnamen bergulir," ujar pelatih yang akrab disapa Raddy ini.

Pelatih berpaspor Serbia itu juga menolak membandingkan skuadnya tahun ini dengan skuad Singapura yang berhasil menjadi jawara pada tahun 2004 dan 2006.

"Setiap tim pasti mempunyai masanya, bedanya di tim yang lalu adalah lebih banyak pemain kami yang perpengalaman," tandas Raddy.

"Target saya adalah final saja. Kenapa final? Karena setiap tim yang mau juara, harus mencapai partai final dul," tandas pelatih berusia 59 tahun itu ketika ditanya tentang targetnya dalam pergelaran AFF edisi ketujuh ini.

Sedangkan Sovannara selaku pelatih Kamboja tidak berkomentar banyak. Sovannara hanya sedikit mengutarakan tentang target timnya di Piala AFF kali ini "Saya akan mencoba membawa kesuksesan dalam tim ini. Saya tahu ini sulit. Namun kita harus berubah untuk menang," pungkasnya.

(arp/arp)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads