Dalam pertandingan di Wergu Wetan,Kudus, Minggu (14/12/2008), tuan rumah Persiku tampil agresif di babak pertama. Tak kuasa memanfaatkan peluang, gawang mereka malah bobol dua kali di babak kedua dalam selang waktu pendek.
"Kita terlalu asyik menyerang, jadi kurang konsentrasi di lini bertahan," nilai pelatih Persiku, Kasiyadi, usai pertandingan.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Menurut pandangan Pelatih Persijap Junaidi, dua gol balasan Persiku lebih diakibatkan karena adanya "lubang" dalam pertahanan mereka.
"Gol itu dari set piece, kita lengah dan lupa menutup (ruang gerak lawan). Kita hanya lihat bola, tidak lihat pergerakan lawan," lugas dia.
Yang berbeda, keteledoran sudah bikin Persiku kandas di babak 48 besar. Tiket babak 24 besar Copa Dji Sam Soe dimiliki oleh 'Laskar Kalinyamat' yang lolos dengan agregat 6-3 usai menang 4-1 di leg pertama.
(krs/a2s)










































