Demikian tercermin dari pendapat beberapa suporter "Merah Putih" saat ditemui detiksport seusai tim yang didukungnya menelanΒ kekalahan pada laga di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Selasa (16/12/2008).
"Gue kecewa banget dengan permainan timnas. Masak passing aja nggak bener. Lebih
sering main di tengah, nggak berani menusuk lewat umpan-umpan pendek," ujar
Indra Rahmat, seorang fans yang datang dengan memakai replika kaos Indonesia.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Bendol sekarang lebih kaku, terlalu text book. Banyak juga kok penonton di atas (tribun GBK) tadi yang kecewa dengan permainan kita. Saya lebih suka melihat besutan Ivan Kolev atau Peter Withe megang. Tim lebih cepat dan berani bermain terbuka," tuturnya.
Meskipun peluang semakin berat, karena di leg kedua harus bermain di kandang Bangkok, tapi tetap ada fans yang percaya bahwa Indonesia masih bisa lolos ke final.
"Saya masih percaya, Mas, kalau kita mampu membalaskan kekalahan ini di Thailand. Tadi kita main nggak jelek-jelek amat kok, cuma kurang beruntung saja, dan wasit agak berat sebelah," tukas Ahmad Solihin (34), karyawan swasta asal Bekasi yang menyempatkan diri menonton di Senayan sepulang bekerja.
"Mereka bermain baik, tapi Thailand beruntung dengan gol mereka di menit-menit awal. Pasti kita bisa balas dan maju ke final," timpal Yudi Zulkarnain, mahasiswa sebuah perguruan tinggi di Jakarta.
(a2s/arp)










































