Ditemui detiksport usai disingkirkan Persiba Bantul di babak 24 besar di Stadion Sultan Agung, Bantul, DIY (17/1/2009), manajer Persik Iwan Budianto mengatakan tidak ada yang bisa diharapkan lebih dari Persik di ajang Copa.
"Ya, inilah hasil maksimal yang bisa diberikan. Semula sebenarnya kami tidak mau ikut serta di Copa," ujarnya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Ia menambahkan, syarat memenuhi target itu adalah mencari tambahan penyerang. Hilangnya Christian Gonzales, yang diskorsing satu tahun karena kasus pemukulan, benar-benar memberikan efek bagi ketajaman Persik.
Saat ini stok striker 'Macan Putih' tinggal dua yaitu Saktiawan Sinaga dan Yongki Ari Wibowo. Dua pemain itu bertipikal pengumpan. Dalam pertandingan melawan Persiba, misalnya, stopper Hamka Hamzah pun sempat dipasang sebagai target man di 20 menit terakhir babak kedua.
"Saya sudah membicarakan dengan tim kepelatihan. Kami membutuhkan satu striker guna menopang Saktiawan dan Yongki. Kami perlu penyerang untuk menjalani ISL yang padat dan berat," tambah Iwan.
Ketika ditanya nama-nama pemain incaran, Iwan tidak menyebutkan. Ia hanya menyebut tipikal pemain. "Kami mencari striker yang killer seperti Cristian Gonzales. Jadi dia nanti yang jadi target man, sementara Saktiawan dan Yongki jadi pengumpan," tutup Iwan.
(a2s/roz)











































