Pernyataan tersebut dilontarkan Danur setelah Persija menggelar laga ujicoba dengan Pelita Jaya di Stadion Lebak Bulus, Rabu (21/1/2009) sore WIB. Memegang penuh kendali pertandingan, Persija cuma bisa menang 1-0 lewat gol Aliyudin di menit ke-43.
Namun hasil tersebut belum memuaskan Danur. Kemenangan dengan skor lebih besar akan bisa diraih jika tidak terburu-buru dalam penyelesaian akhir serta sikap individual yang ditunjukkan para pemainnya membuat Persija hanya bisa mencetak sebuah gol.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Mantan pelatih timnas Indonesia itu menilai penammpilan Aliyudin dkk di babak kedua sangat jauh menurun. "Saya melihat penampilan mereka di babak kedua sungguh jauh berbeda. Mereka tidak tampil sebaik pada babak pertama."
Tiga pemain persija, yaitu Greg Nwokolo, Melky Peki dan Agus Indra dinilai mantan arsitek PKT Bontang, itu sebagai titik lemah tim saat melakukan penyerangan.
"Greg, Melky dan Indra itu kebanyakan individu, mereka mau melewati banyak orang saat melakukan serangan. Hal seperti itu tidak bisa mereka lakukan dalam pertandingan di liga super nanti. Mereka boleh menunjukkan kemampuan hebatnya, namun harus tahu waktu menggunakannya," sambung Danur
Saat disinggung tentang pemain baru yang mungkin direkrut untuk putaran kedua, Danur menyebut kalau dirinya tak mau gegabah dalam membuat pilihan. Durasi bursa transfer yang baru berakhir 20 Februari mendatang akan digunakan sebaiknya demi mencari pemain yang benar-benar dibutuhkan.
"Ya kalo soal pemain baru, saya tidak mau terlalu terburu-buru dan mencari hingga batas akhir transfer window. Kalo tidak dapat juga ya, pertahankan saja tim yang sudah ada," demikian Danur.
Persija akan memulai kembali perjuangannya di ISL pada tanggal 1 Februari mendatang, saat menjamu Persela Lamongan di Stadion Gelora Bung Karno. (din/key)










































