Seperti dikabarkan sebelumnya, PSSI selaku organisasi tertinggi persepakbolaan di Indonesia telah mengirim proposal perihal pencalonan diri sebagai tuan rumah Piala Dunia 2018 atau 2022.
Rencana ini terbilang mengejutkan karena dilihat dari segi prestasi, rekam jejak sepakbola Indonesia belakangan tidaklah terlalu mengesankan.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sudah begitu, pesaing-pesaing Indonesia untuk menjadi tuan rumah juga terbilang berat. Namun, respon positif tetap diberikan FIFA buat Indonesia untuk menggelar perhelatan akbar itu.
"Beberapa bulan lalu sudah ada kontak lisan dengan FIFA, ternyata FIFA merespon dengan baik," terang Anggota Komite Media PSSI Tubagus Adi saat dihubungi detiksport usai pertandingan Indonesia kontra Australia, Rabu (28/1/2009).
Dalam keterangan FIFA, Indonesia dinyatakan sebagai satu dari enam pelamar yang sudah memasukkan proposal lamaran ke badan sepakbola dunia itu.
"Konperensi pers resmi mengenai peluncuran misi rencana bidding 2022 paling lambat akan diadakan pertengahan Februari. Saat ini sudah melakukan pembicaraan dengan pemerintah Indonesia agar misi ini dapat terlaksana."
"Ini sesuai dengan Visi 2020, di mana tujuan akhirnya supaya negara kita bisa tampil di Piala Dunia 2022 dengan cara menjadi tuan rumah," tandas Tubagus Adi.
FIFA sendiri bakal memutuskan siapa pemenang bursa tuan rumah Piala Dunia 2018 dan 2022 pada Desember 2010 mendatang.
(krs/din)











































