Skuad besutan Benny Dollo sesungguhnya layak menyesali hasil imbang yang didapat pada laga kedua Kualifiksi Piala Asia 2011 di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Rabu (28/1/2009). Boaz Salossa dan Mushafry serta Firman Utina sempat mengancam tim tamu meski semua upaya tersebut tak membuahkan hasil.
Secara keseluruhan performa skuad Merah Putih jauh membaik dibanding laga pertama saat bertandang ke Oman. Kala itu, Indonesia dipaksa bermain sepertiga lapangan menghadapi gempuran dari sang juara Piala Teluk. Indonesia bisa dibilang beruntung bisa membawa pulang satu poin dari lawatannya itu.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Waktu lawan Oman sistem pertahanan kita di sepertiga lapangan. Jadi itu terlalu jauh untuk melakukan counter attack, itulah kesalahan kita waktu lawan Oman," lanjut pria bertubuh tambun tersebut.
Ketika disinggung soal pergantian Boaz yang sebenarnya tampil cukup impresif, Bendol mengungkapkan kalau keputusannya memasukkan Bambang Pamungkas sebagai pengganti pemain Persipura Jayapura itu lantaran dia ingin mengurangi umpan-umpan crossing.
"Pada dsarnya saya menarik dia (Boaz) keluar karena kami tak ingin memainkan bola-bola crosing langsung. Itu karena postur mereka tinggi-tinggi," pungkas Bendol. (din/key)











































