Debut Hanafing di PSM Positif

Debut Hanafing di PSM Positif

- Sepakbola
Sabtu, 07 Feb 2009 22:30 WIB
Debut Hanafing di PSM Positif
Makassar - Pelatih baru PSM Makassar, Hanafing, menghasilkan tiga poin dalam laga debutnya. Dalam pertandingan di kandang sendiri melawan Persita Tangerang, tim asuhannya menang tipis 1-0.

Dalam laga di Stadion Andi Matalatta yang berakhir Sabtu (7/2/2009) malam WITA, gol tunggal PSM disumbangkan Claudio Pronetto lewat tendangan penalti menjelang babak pertama berakhir.

Selain bernilai positif bagi Hanafing, asisten yang diangkat menjadi pelatih kepala setelah Raja Isa mundur kemarin, kemenangan ini sekaligus memberi kepuasan tersendiri pada suporter PSM yang minggu lalu menyaksikan tim kesayanganya ditahan 0-0 oleh Persijap Jepara, dalam laga kandang pertamanya di putaran kedua Djarum Indonesia Super League musim ini.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Hadiah penalti yang membuahkan gol buat PSM terjadi menit 43, menyusul pelanggaran seorang bek Persita terhadap Julio Lopez. Pronetto yang menjadi algojo tak menyia-nyiakan kesempatan itu dan berhasil menaklukkan kiper Wawan Hendrawan.

Sebelum gol tersebut Persita juga mendapat petaka lain ketika sang kapten, Cucu Hidayat, ditandu ke luar lapangan di menit 16 dan tak bisa melanjutkan permainan. Ia mengalami cedera setelah ditekel Oudja Saikbou dan digantikan Arwin.

Secara keseluruhan pertandingan berjalan tanpa greget. Kedua tim bermain monoton. Persita, yang masih berada di zona degradasi, pun tak mampu menaikkan kualitas permainannya di sepanjang babak kedua, sehingga tak bisa pula menghasilkan gol balasan.

Hanafing seusai pertandingan mengatakan, hasil 1-0 ini sudah maksimal di tengah kondisi krisis tim pasca ditinggal Raja Isa.

"Satu hari tidak cukup membenahi masalah tim sebesar PSM. Saya mohon didoakan bisa membawa harapan ke depan," tutur mantan penyerang timnas Indonesia itu.

Sementara pelatih Persita, Zainal Abidin, menyoroti soal penalti. IaΒ  menganggap wasit tidak tepat memberi hadiah itu buat tuan rumah. Gara-gara itu, permainan timnya terpengaruh.

"Tidak satu pun pemain kami yang melihat ada pelanggaran di kotak penalti. Konsentrasi pemain kami terganggu akibat itu," kilah Zainal.

Pertandingan ini juga ditandai dengan diturunkannya pemain baru PSM asal Chile, Alfredo Figuera. Memakai kostum bernomor 15, ia baru masuk di menit-menit terakhir, tapi malah langsung mendapat kartu kuning karena tak kuasa menahan emosi saat dijatuhkan seorang pemain lawan.

(a2s/arp)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads