Sejak wasit meniupkan peluit tanda laga dimulai, PSMS mampu menguasai jalannya laga. Dua peluang bahkan langsung didapat melalui tandukan Esteban meneruskan tendangan sudut Elie Aiboy masih melebar sementara tendangan spekulasi Mario Costa juga belum mengarah ke sasaran yang diinginkan.
Di menit-menit awal tersebut kiper Persik, Ahmad Kurniawan harus berkali-kali berjibaku mengamankan gawangnya dari kebobolan. Sementara tendangan pertama Persik ke gawang PSMS baru datang di menit 13 lewat Agus Susanto, itupun dengan arah sasar si kulit bundar yang melayang jauh di atas gawang Markus Horison.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Setelah hingga turun minum skor masih belum berubah, Rahmat Affandi akhirnya memupus kebuntuan saat menjebol jala Persik di menit 53. Tendangan keras kaki kanannya dari dalam kotak penalti bersarang di pojok kanan atas gawang Ahmad Kurniawan.
Dalam posisi tertinggal Tim Macan Putih berusaha menekan pertahanan PSMS demi mencari gol penyama, sebuah upaya yang baru membuahkan hasil di menit 83. Sepakan terarah Khusnul Yuli dari jarak jauh melambung melewati Markus dan bersarang di gawang untuk mengubah kedudukan menjadi 1-1.
Pertandingan sepertinya akan berakhir tanpa pemenang setelah hingga masuk masa injury time papan skor masih menunjuk angka 1-1. Bencana buat Persik baru datang di menit 92, umpan lambung Aiboy dari dalam kotak penalti tepat mengarah ke Esteban yang memenangi duel udara dengan dua pemain bertahan lawan dan menjaringkan bola ke dalam gawang.
Tambahan tiga poin jadi modal berharga buat PSMS yabng saat ini masih duduk di zona degradasi. Total angka yang kini mereka kumpulkan berjumlah 15, empat poin lebih banyak dari Deltras yang jadi penghuni dasar klasemen. Sementara Persik kini tekah mengumpulkan 31 poin.
(din/din)










































