"Saya siap menjadi ketum PSSI jika ada dukungan dari pihak-pihak lain," ujar Bob yang juga pemilik sekolah sepakbola AS-SIOP, kepada wartawan seusai seminar 'Masa Depan Sepakbola Nasional' di Manhattan Hotel, Kuningan, Jakarta, Rabu (18/2/2009).
Bob sendiri sadar bahwa ketua umum itu bukanlah jabatan yang dapat dengan mudah disandang karena sepakbola adalah sebuah olahraga yang sangat diminati di Indonesia, sehingga disarati banyak ekspektasi.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Meski demikian, Bob menegaskan bahwa untuk mencapai sukses juga diperlukan sinergi dari pihak lain, bukan hanya tugas ketua umum belaka. "Butuh motivasi agar sepakbola dapat berjalan dengan baik dan organisasi dapat berjalan baik bila semua elemen seperti PSSI, pengurus SSB (sekolah sepakbola), agar yang lain pun dapat berjalan secara baik pula."
Dari sinergi tersebut, Bob yang juga menekankan arti pentingnya pembinaan pemain usia muda itu, menegaskan kalau semuanya akan berproses terlebih dulu sebelum bisa dipetik hasilnya.
"Dengan semua bekerja sama, pembinaan muda akan berjalan dengan baik dan profesional sehingga mungkin tujuan menjadi tuan rumah piala dunia bisa tercapai. Ingat semua tak bisa instan, butuh waktu yang lama. Lihat saja Jepang yang butuh 40 tahun untuk bisa sesukses sekarang," tukas Bob.
(krs/krs)











































