BLI Keluarkan Jadwal Tarung Ulang Dua Partai

BLI Keluarkan Jadwal Tarung Ulang Dua Partai

- Sepakbola
Kamis, 19 Feb 2009 18:30 WIB
BLI Keluarkan Jadwal Tarung Ulang Dua Partai
Jakarta - BLI telah menetapkan jadwal untuk dua pertandingan yang hasilnya dibatalkan dengan alasan intervensi pihak keamanan. Namun, jadwal baru yang dikeluarkan BLI tersebut masih tentatif.

Dua partai yang dibatalkan hasilnya adalah tersebut adalah skor 1-1 antara Persis Solo versus Gresik United (GU) di kompetisi Divisi Utama pada 12 Februari lalu, dan partai 0-0 antara PSIS Semarang melawan Persija Jepara di Stadion Jatidiri pada 15 Februari.

Seperti diketahui, laga Persis vs GU rusuh karena terjadi perkelahian antarpemain dan polisi langsung menangkap dua pemain, Nova Zaenal dan Bernard Mamadou. Sedangkan di partai lain, intervensi pihak kepolisian juga dianggap terlalu jauh, sehingga dalam rapatnya hari Rabu kemarin Komisi Disiplin PSSI memutuskan membatalkan hasil dua pertandingan tersebut.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Dalam rapat hari ini, Kamis (19/2/2009), BLI mengumumkan ancar-ancar jadwal pertarungan ulang kedua partai tersebut.

"Untuk laga di Solo tanggal 1 atau 2 April, sedangkan untuk laga Semarang 9 atau 10 Maret. Tapi keduanya masih tentatif," ujar Direktur BLI Joko Driyono ketika dihubungi detiksport, Kamis(19/2/2009) sore WIB.

Dikatakan Joko, belum finalnya waktu tersebut lebih disebabkan persiapan yang serius dan pembicaraan lanjutan dengan keempat klub terkait.

"Semuanya butuh persiapan serius, akan ada dialog dengan klub-klub tersebut agar kejadian yang kemarin tak terulang kembali," lanjut Djoko.

Mengenai tempat pertandingan, BLI menyerahkan semuanya kepada panpel dari masing-masing pertandingan.

"Untuk kedua laga itu, tetap akan dilangsungkan di Solo dan Semarang karena itu sudah jadi miliknya panpel," tandas pria berkacamata itu.

"Kalaupun mereka mau pindah tempat, itu terserah Panpel. Lagipula ini bukan partai usiran karena tidak ada hukuman dari Komdis untuk memindahkan tempat pertandingan," tutup Djoko.

Sejauh ini PSIS dan Persijap mengaku pasrah dan menerima keputusan dibatalkannya hasil pertandingan mereka.

(a2s/krs)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads