Nurdin Halid Langgeng Sampai 2011

Nurdin Halid Langgeng Sampai 2011

- Sepakbola
Selasa, 24 Feb 2009 00:25 WIB
Nurdin Halid Langgeng Sampai 2011
Jakarta - Munaslub PSSI telah dijadwalkan untuk dihelat pada 18 April mendatang. Tapi takkan ada perubahan kepengurusan di dalam PSSI, sebagaimana ditegaskan Ketua Umum PSSI Nurdin Halid.

Seperti diwartakan sebelumnya, FIFA telah menyetujui draft revisi pedoman dasar PSSI. Selanjutnya, draft tersebut menanti untuk disahkan dalam munaslub PSSI. Melalui rapat Executive Commitee (Exco) PSSI, ditentukanlah tanggal 18-20 April 2009 sebagai hari penyelenggaran munaslub dimaksud.

Sejatinya, munaslub memiliki agenda utama mengesahkan dan meratifikasi pedoman dasar baru PSSI yang sudah mengadopsi Statuta FIFA. Tapi juga tidak tertutup kemungkinan mencuatnya agenda pemilihan pengurusan baru PSSI, termasuk ketuanya, yang mana nantinya akan dilakukan dalam forum munas.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Akan tetapi, pergantian kepengurusan itu kini tampaknya takkan terjadi. Hal itu, menurut Nurdin, dikarenakan tidak adanya permintaan untuk melakukan penggantian kepengurusan. FIFA, lanjut dia, hanya mengirim surat yang berisi agar PSSI segera melaksanakan munaslub untuk meratifikasi pedoman dasar yang baru, bukan munas.

"Tidak ada perintah untuk melakukan pemilihan pengurus baru dalam surat FIFA itu. Jadinya ya kepengurusan sekarang akan berlaku hingga 2011 nanti," ungkap Nurdin kepada wartawan seusai pembukaan raparnas PSSI, Minggu (22/2/2009) malam lalu.

Nurdin pun menambahkan bahwa hingga saat ini tidak ada permintaan dari pengurus daerah (pengda) PSSI untuk melakukan pemilihan pengurus baru. "Kalau tidak ada permintaan dari anggota lainnya, kenapa harus menggelar pemilihan?"

Sekadar pengingat, beberapa waktu lalu FIFA melalui situs resminya sempat meminta PSSI untuk menggelar pemilihan ulang ketua umum, maksimal tiga bulan setelah pedoman dasar diratifikasi dalam munaslub.

Permintaaan tersebut timbul karena proses pemilihan tahun 2007 lalu terindikasi pelanggaran terhadap pedoman dasar PSSI, yang juga bertentangan dengan kode etik FIFA. Terdapat pasal yang menyebutkan bahwa ketua umum tidak boleh atau sedang terlibat dalam sebuah kasus kriminal, padahal saat itu Nurdin tengah tersangkut kasus pidana yang sempat menyeretnya ke balik jeruji tahanan.

(krs/roz)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads