Laskar Wong Kito mendapat dukungan penuh dari sekitar 45.000 pendukungnya yang memadati stadion Gelora Sriwijaya, Jakabaring, Palembang, Selasa (10/3/2009). Namun pasukan Rahmad Darmawan sempat dibuat was-was sejak menit ke-4 setelah cedera Ferry Rotinsulu dan Dede Sulaiman.
Situasi semakin tidak menguntungkan bagi Sriwijaya setelah kiper ketiga, Afrianto, mengalami cidera setelah gagal menangkap dengan sempurna bola, yang nyaris berbuah gol. Rachmad Dharmawan terpaksa menurunkan Dede Sulaiman yang tengah cedera engkel.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Gol pertama Seoul FC bermula dari blunder dari Dede yang melempar bola jauh ke arah Watobay yang terlambat mengambil bola, dan diserobot Damjanovic, yang kemudian menusuk sisi kanan pertahanan Sriwijaya FC, lalu mengumpan Fung jo-Gook yang berhasil menaklukan Dede Sulaiman pada menit 32. Skor bertahan hingga babak pertama usai.
Memasuki babak kedua, pasukan Rahmad Darmawan bermain lebih terbuka. Beberapa peluang tercipta. Tapi, sekali lagi, Dede yang gagal menangkap bola crossing membuat gawangnya jebol kedua kali pada menit ke-56 dari kaki Kim Cho-woo. Lalu, keenakan menyerang, gawang Sriwijaya FC kembali kebobolan pada menit ke-67, kembali melalui Kim Cho-woo.
Laskar Wong Kito mendapat angin setelah penyerang mereka, Ngon A Djam berhasil menaklukkan kiper Seoul FC, Kim Ho-jun pada menit 69. Lima menit kemudian Ngon menambah gol keduanya melalui sundulan kepalanya. Stadion Gelora Sriwijaya bergemuruh. Para pemain Sriwijaya FC pun bertambah bersemangat untuk menyamakan skor atau melampui.
Lagi-lagi, Dede menjadi penyebab kekalahan. Tendangan bebas Kim Seung-yong pada menit 79, yang tidak terlalu keras, gagal diantisipasi Dede Sulaiman. Sejak gol itu, tribun penonton pun berteriak," Dede buyan (bodoh)! Dede buyan!" Beberapa koordinator suporter terpaksa menenangkan massanya.
"Kalau Dede terus jadi penjaga gawang, kita kalah terus. Kami lebih percaya Afriyanto. Tapi, dia juga cidera. Kami minta manejemen segera mencari kiper sebagus Ferry. Jual bae Dede. Kalaupun kata Rahmad Darmawan, Dede bermain bagus, artinya dia pembawa sial," kata seorang penggemar.
(tw/key)










































