Seperti diberitakan sebelumnya, memusatkan sisa kompetisi di tiga kota (Kediri, Malang, dan Lamongan) karena terhambat lantaran masa kampanye pemilu, telah dianulir oleh BLI. Alasannya, pelaksanaan pertandingan dinilai sudah kondusif.
Walaupun agenda pertandingan dikembalikan ke setiap klub, namun direktur BLI Djoko Driyono memastikan bahwa waktu pelaksanaan tetap seperti yang termaktub di awal (17 April-5 Mei). Dari total 36 partai, perubahan hanya tiga, yang melibatkan Persik Kediri, Persiba Balikpapan, PKT Bontang dan Arema Malang.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Ide pembatalan ini pun ditambahkan Djoko telah didiskusikan dengan Ketua Umum PSSI Nurdin Halid, dan diputuskan setelah mendapat respon dari klub-klub yang tertera di jadwal sentralisasi tersebut.
"Setelah berkoordinasi dengan klub-klub melalui sambungan telepon, Ketua Umum (Nurdin Halid) memutuskan sentralisasi dibatalkan," sambungnya.
BLI pun akan memberikan waktu hingga Selasa (14/4) besok untuk para klub menentukan tempat pertandingan apabila ada klub yang tidak mendapat perizinan dari pihak kepolisian. BLI tak segan-segan menghukum klub apabila ada pengunduran jadwal kembali.
"Bila tidak mendapat izin pertandingan harus dipindah ke tempat lain. Kalau memang tidak bisa menggelar, klub dinyatakan WO (walk out)," tegas Djoko.
Jadwal yang berubah :
Persiba vs Arema: 19 April menjadi 18 April
Persiba vs Persik: 22 April menjadi 21 April
PKT Bontang vs Arema: 22 April menjadi 21 April
(a2s/roz)
