Seperti diberitakan sebelumnya, Direktur PT Persija Jaya Bambang Sjucipto yakin bahwa timya serta Persitara Jakarta Utara dapat memainkan laga sisa Indonesian Super League (ISL) di Lebak Bulus. Tapi kenyataannya, harapan itu harus pupus karena belum ada izin tertulis dari kepolisian.
Hal ini disampaikan oleh Ketua Panpel Persija Hanifditya. Ia mengatakan pihaknya pasrah karena laga kandang esok hari sudah 99 persen tak bisa digelar meski keputusan baru akan dikeluarkan usai technical meeting malam ini.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Hanif pun tak tahu harus mengambil tempat baru mana yang akan dipakai untuk menggelar laga kontra PSMS. Bahkan opsi untuk mengubah jadwal pun sudah tak mungkin dilakukan, karena Badan Liga Indonesia (BLI) telah memberi batas waktu 14 April kemarin untuk setiap klub ISL mengumumkan tempat pertandingannya. BLI akan memberi sanksi bila klub tak mampu menyelenggarakan pertandingan di sisa musim ini.
"Kami serahkan semuanya ke tangan BLI," pungkas Hanif.
(mrp/arp)











































