Seperti diketahui sebelumnya, nama Nurdin tidak tercantum di direktori PSSI yang termuat situs FIFA. Hanya ada tulisan TBD alias To Be Decided (akan segera diputuskan) di bagan ketua umum.
Hal itu memunculkan rumor bahwa status Nurdin sebagai orang nomor satu di PSSI tak diakui FIFA berkaitan dengan dirinya sempat menjadi pesakitan di penjara akibat kasus korupsi.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Akhirnya teka-teki itu terjawab setelah pada tanggal 20 Maret lalu FIFA mengirimkan surat yang ditanda tangani oleh sekjen FIFA Jerome Valcke melalui fax kepada PSSI. Isinya adalah permintaan maaf untuk Nurdin karena sedang ada maintenance di situs FIFA, menyebabkan namanya tak tercantum di bagan ketua umum.
"Kami ingin menginformasikan kepada Anda bahwa direktori FIFA 2009 yang baru baru saja dipublikasikan. Maka itu dari, karena problem teknis, nama Anda (Nurdin Halid) tidak tercantum sebagai Presiden Federasi Sepakbola Indonesia," demikian isi surat permintaan FIFA tersebut.
"Kami sangat menyesal atas kesalahan ini dan memastikannya bahwa itu akan diperbaiki secepatnya," lanjut isi surat itu.
Dengan demikian, maka Nurdin dipastikan akan memimpin anak buahnya hingga masa baktinya berakhir di tahun 2011.
(mrp/roz)











































