Di Indonesian Super League (ISL), hingga kini Persipura masih memuncaki klasemen dengan jarak 10 poin dari rival terdekatnya, tim peringkat dua Persiwa Wamena, dengan sisa 10 pertandingan.
Di ajang Copa Dji Sam Soe Indonesia, Boaz Solossa dkk juga masih bertahan dan akan bertemu PSMS Medan di babak perempatfinal. PSMS menyisakan "bara" buat Persipura karena menyingkirkan mereka di semifinal Liga Djarum musim lalu lewat adu penalti.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Saat ditanya soal peluang timnya meraih dua gelar alias double winners, ia menjawab, "Kalau Tuhan berkenan, kami bisa ambil dua-duanya." Persipura musim lalu masuk final Copa, tapi kalah adu penalti dari Sriwijaya FC.
Persija alihkan target ke Copa
Sementara itu klub ibukota Persija Jakarta mencanangkan Copa sebagai target baru yang lebih realistis untuk dimenangi dibanding titel ISL. Demikian dikatakan asisten manajer Ferry Indra Syarief.
"ISL agak sulit, tapi kami masih berusaha. Realistis saja, target kami sekarang di Copa. Dari ISL kami akan membangun tim yang solid untuk Copa, supaya target (juara) bisa tercapai," ujarnya.
Di klasemen sementara ISL Persija duduk di tempat kelima, tapi jaraknya dengan pimpinan kompetisi, Persipura, terlalu jauh, yakni 20 poin. Adapun di Copa, skuad asuhan Danurwindo masih bertahan dan akan menghadapi Deltras Sidoardo di babak perempatfinal.
"Walaupun ada di papan bawah ISL, kekuatan Deltras susah diprediksi karena mereka punya banyak pemain baru," tukas Ferry tentang tim calon lawannya tersebut.
(a2s/nar)











































