Secara resmi, penjualan tiket untuk menyaksikan laga Manchester United di Stadion Utama Bung Karno memang baru akan dibuka pada 1 Juni mendatang. Kalau kini jumlahnya tinggal tersisa 35% saja, itu karena 65% lainnya sudah dipesan oleh korporate yang menjadi mitra MU dan promotor di Indonesia.
"Tiket yang diorder dan sudah dibayar jumlahnya kini sudah 65%. Yang membelinya adalah empat korporate mitra MU di Indonesia, yaitu Nike, 3, AIG dan Danamon. Secara fisik tiket tersebut hingga kini belum ada," ungkap Koordinator Komersial Organizing Comitte Indonesia, Herman Ago, dalam konferensi pers di Jakarta.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Untuk umum baru dibuka 1 juni, karena saat ini masih melayani partner-partner MU. Sekarang kami sedang mencari formula yang tepat untuk menjual tiket perorangan. Kami sangat pusing sekali karena jumlah permintaan tidak sesuai dengan tiket yang tersedia, makanya kami tak ingin terjadi kekacauan seperti saat Piala Asia lalu."
"Nanti tanggal 1 Juni akan kami umumkan bagaimana cara pembeliannya, bagaimana melakukan reservasi, siapa yang menjual, bagaimana cara membeli dan dimana bisa dibeli," sambung Ago.
Soal keputusan untuk mendahulukan corporate dibanding pembeli umum, Ago menyebut kalau hal tersebut sudah menjadi kesepakatan dengan sponsor. "Itu sudah merupakan perjanjian dengan sponsor, jadi coprorate yang didahulukan untuk mendapatkan tiket," pungkas dia.
(din/din)











































