Pria kelahiran Lampung 42 tahun silam itu dipastikan terus menangani SFC karena perpanjangan kontrak telah ditandatangani. Ia akan terus bekerja di bumi Sriwijaya, setelah memulainya sejak dua tahun lalu.
"Saya punya cita-cita besar untuk pengembangan olahraga sepakbola di Sumsel. Saya berangan-angan nantinya ada Liga SFC yang diikuti oleh seluruh kabupaten di Sumsel. Tidak mesti terwujud tahun ini, mungkin beberapa tahun mendatang," demikian Rahmad kepada pers di Palembang, Selasa (19/05/2009).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sementara itu keputusan Rahmad bertahan di Stadion Gelora Sriwijaya disambut baik para pendukung klub, atau yang disebut Sriwijaya Mania.
"Dia pelatih hebat. Kita senang dia memperpanjang kontrak. SFC meraih dua gelar itu prestasi hebat. Tahun ini pun prestasi SFC tidak terlalu buruk. Jadi pantas sekali SFC mempertahankannya," kata Sumardoni (35), penggemar Sriwijaya FC, kepada detiksport.
"Sulit mendapat pelatih sehebat dia. Tahun depan SFC akan jadi dream team. Kami yakin," kata Bachtiar (21), penggemar Sriwijaya FC lainnya.
Di tangan Rahmad musim lalu SFC meraih prestasi luar biasa dengan merengkuh double winners, yakni liga dan Copa Indonesia.
(a2s/arp)










































