Cerah dan tak berawan, itulah kata yang tepat untuk menggambarkan cuaca Padang pada hari Minggu (31/5/2009). Menurut informasi yang diterima oleh detiksport, suhu di kota ini sudah mencapai angka 31 derajat celcius pada pukul 09.00 WIB.
Toh demikian, antusiasme anak-anak yang mengikuti turnamen tersebut tak berkurang. Sejak pukul 10.00 mereka telah hadir di lapangan Imam Bonjol untuk mengikuti upacara pembukaan, sebelum akhirnya saling bertanding satu sama lain.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Menjelang sore satu per satu tim berguguran dan hanya tinggal beberapa tim tersisa di babak playoff. Sama dengan tim yang berguguran, cahaya matahari sedikit demi sedikit memudar dan panas terik itu agak berkurang.
"Total ada 16 tim yang berlaga di sini dan sebagian besar semuanya berasal dari Padang. Tetapi ada beberapa lainnya yang berasal dari berbagai kabupaten di Sumatera Barat," ujar Joko Anggoro, Marketing Manager Yamaha di Padang, kepada detiksport.
"Ini adalah tahun kedua kami menyelenggarakan turnamen ini di Padang. Tahun lalu pemenangnya adalah SSB Tunas Harapan dari Agam."
Tim yang disebut oleh Joko itu pada akhirnya kembali keluar sebagai pemenang pada turnamen kali ini. Mereka pun berhak untuk melaju ke Jakarta menghadapi tim-tim lainnya dari berbagai kota Indonesia. Jika menang, Tunas Harapan bisa melaju mewakili Indonesia ke Pattaya, Thailand.
Indonesia akan mengirim dua tim ke Pattaya untuk berlaga di turnamen antarnegara ASEAN. Satu tim adalah sang juara nasional, sementara yang lainnya adalah tim yang berisikan anak-anak yang dianggap tampil impresif selama penyelenggaraan turnamen ini.
"Tahun lalu dari Tunas Harapan ada tiga orang yang dipanggil untuk mewakili Indonesia," tukas Joko. (roz/a2s)











































