SBY Akan Resmikan LPI

SBY Akan Resmikan LPI

- Sepakbola
Rabu, 03 Jun 2009 22:33 WIB
SBY Akan Resmikan LPI
Jakarta - Penyelenggaran Liga Pendidikan Indonesia (LPI) mendapat apresiasi tinggi dari pemerintah. Presiden Susilo Bambang Yudhoyono dijadwalkan akan datang pada acara peresmiannya.

Hal itu yang disampaikan oleh Ketua Panitia Pelaksana LPI, Toho Cholik Mutohir. Ia mengatakan bahwa SBY akan meresmikan secara langsung turnamen sepakbola putra skala nasional untuk tingkat SMP, SMA dan Perguruan Tinggi itu di Stadion Madya Atletik, Senayan, Jumat (5/6/2009).

"LPI akhirnya lahir. Alhamdulillah nanti Presiden SBY akan hadir pada acara peresmian Jumat nanti," tegas Toho kepada wartawan di kantor PSSI, Rabu (3/6).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

LPI adalah kejuaraan yang digagas atas kerjasama PSSI, Kementrian Pemuda dan Olahraga serta Departemen Pendidikan Nasional. Nantinya, bakal ada 50.000 sekolah dan perguruan tinggi dari seluruh Indonesia yang akan bertanding.

Total mereka akan memainkan 124.068 laga di 5.590 lapangan yang tersebar di seluruh Nusantara. Seleksi awal akan dilakukan di 473 kabupaten dan kota dengan memperebutkan Piala Bupati.

Sebanyak 33 pemenang di tingkat itu akan masuk ke level propinsi, untuk memperebutkan Piala Gubernur. Di fase ini, peserta akan dibagi dalam tujuh grup yang berisikan empat tim dan satu grup berisikan lima tim.

Kemudian delapan tim terbaik akan diadu di babak final yang diselenggarakan di Jakarta pada bulan Desember.

"Saya harapkan mudah-mudahan kompetisi ini akan kelar pada bulan Desember sesuai dengan target kami," lanjut Toho.

Pada akhir LPI, bakal adal 76 pemain muda yang akan diawasi oleh pemandu bakat dan akan dimasukkan dalam timnas U-15 yang akan menjalani pemusatan latihan di Ragunan. Yang berprestasi juga akan mendapat beasiswa ke luar negeri.

"Tujuan diadakan turnamen ini sudah pasti untuk mencari bibit-bibit baru untuk menggantikan para pemain yang ada sekarang dan menaikkan prestasi persepakbolaan Indonesia.. Agar nantinya tujuan kita untuk menjadi tuan rumah PD 2022 bisa tercapai dan LPI adalah jawabannya," tukasnya.

"Jangan sampai kita cuma jago kandang saja, kita harus bisa dapat pengalaman dengan berlaga di luar negeri."

Sesi pendaftaran peserta ini sudah dibuka sejak 20 Mei lalu dan dilakukan melalui sistem online. Sejauh ini, baru ada 50 tim dari SMP sampai Universitas yang mendaftar.

Jumlah personil dalam satu tim maksimal 25 orang, terdiri dari 20 pemain dan lima ofisial. Biaya pendaftaran untuk setiap tim sebesar Rp 750 ribu.

"Pendaftaran akan berakhir pada Juni nanti, kalaupun ada yang terhambat dalam masalah itu, mudah-mudahan dapat cepat terselesaikan," demikian Toho yang juga menjabat sebagai staf ahli bidang olahraga di Depdiknas.

(mrp/arp)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads