Suporter Deltras Mogok Makan

Suporter Deltras Mogok Makan

- Sepakbola
Kamis, 04 Jun 2009 00:27 WIB
Suporter Deltras Mogok Makan
Sidoarjo - Terpuruknya Deltras Sidoarjo memicu keprihatinan para suporternya. Tiga dari mereka menggelar aksi mogok makan dan minum di depan Pendopo Kabupaten Sidoarjo, sejak Rabu (3/6/2009) pagi.

Ketiga Delta Mania itu adalah Ismail Marzuki (32) asal Krian, Joko Suprayitno alias Alex (28) asal Krembung dan Sulaiman (24) asal Krian. Meski sudah berjam-jam mogok makan, Bupati Sidoarjo Win Hendrarso tidak menemui mereka.

Didampingi kawan-kawannya, ketiganya tiduran di tribun alun-alun yang lokasinya berada di depan pendopo kabupaten yang juga rumah dinas bupati. Mereka nekat mogok makan karena merasa prihatin atas terdegradasinya Deltras dari ISL dan sebagai protes kepada bupati yang juga Ketua Umum Deltras yang tidak bertanggungjawab atas kelangsungan tim kesayangan Sidoarjo itu.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Kita sudah kirim surat tiga kali ke Bupati untuk memohon bertemu membicarakan nasib Deltras. Namun tidak ada tanggapan sama sekali hingga hari ini," kata Sutris, Koordinator Aksi Mogok Makan dan Minum untuk Deltras saat menemani ketiga peserta aksi.

Aksi tersebut, kata dia, akan terus berlangsung hingga Bupati menemuinya dan memberikan kepastian untuk mendorong Deltras kembali berprestasi. "Kita mempertanyakan keseriusan bupati. Apa masih mampu atau tidak, jangan sampai menjelang berakhir masa jabatannya namun Deltras ditelantarkan," katanya.

Dalam aksi itu, Delta Mania juga menempel sejumlah poster di sekitar lokasi mogok makan. Dia ntaranya: 'Demi Deltras Nyawapun Jadi Taruhan', 'Deltras Hiburan Rakyat SDA', Sidoarjo Hampa Tanpa Deltras di ISL','Aksi ini akan terus berlanjut hingga Bupati menemui', 'Bupati Apa Salah DeltaMania?', 'Jangan Bunuh Hiburan Rakyat' serta 'Kemana Bupatiku!'.

Pantauan detiksurabaya.com hingga pukul 21.30 WIB, ketiga Delta Mania itu sudah terlihat lemas. Mereka memilih tidur-tiduran beralas terpal dan kain spanduk. Untuk memeriksa kondisi fisik ketiganya, seorang dokter sempat datang melakukan monitoring.
(arp/roz)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads