Pada laga final yang berlangsung di stadion sepakbola Ragunan, Jakarta Selatan, Minggu (06/7/2009), kembali bertemu juara bertahan tim Jateng dengan Sumut.
Final kali ini berbau dendam lama setelah tahun lalu tim Sumut kalah dari Jateng lewat drama adu penalti. Jateng ke final setelah sebelumnya menaklukkan tim DKI Jakarta dengan skor 1-0.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Di babak kedua Jateng mencoba membalas dengan melakukan gempuran ke pertahanan Sumut. Saat detik terakhir Jateng mendapat tendangan bebas, dan mereka mampu menyamakan kedudukan 1-1.
Setelah dilakukan adu penalti, hasilnya juga tetap sama imbang. Akhirnya panitia melakukan tos koin dan Sumut menjadi pemenang. Sedangkan Jateng harus puas sebagai runner up.
Kemenangan disambut gembira oleh skuad Sumut dan mereka mengungkapkannya dengan melakukan tari tor-tor khas Sumatra Utara. Sumut juga membalas kekalahan mereka dari Jateng di tahun lalu.
Sementara pelatih tim Sumut Salim mengungkapkan bahwa skuadnya termotivasi karena menghadapi Jateng. Mereka juga termotivasi untuk bisa meraih kemenangan dan pergi ke luar negeri.
"Anak-anak sangat termotivasi sekali untuk menang dan pergi keluar negeri. Akhirnya ketemu kembali dengan Jateng sehingga dendam tahun lalu dibawa kesini untuk akhirnya mereka juara" ujar Salim.
Hasil itu membuat tim Sumut akan mewakili Indonesia di kejuaraan U-13 ASEAN di Pattaya, Thailand. Sedangkan satu tim lagi yang akan dikirim adalah tim yang berisikan anak anak yang dianggap tampil impresif selama turnamen. (key/din)











































