Seperti diketahui, pada partai puncak Copa Indonesia, Minggu (28/6/2009) lalu, duel 'Tim Mutiara Hitam' kontra Sriwijaya FC harus terhenti pada menit ke-60 dengan keunggulan 1-0 untuk 'Laskar Wong Kito'. Aksi mogok tersebut dilakukan Persipura akibat tidak puas akan keputusan wasit yang dinilainya berat sebelah.
Walaupun sudah dibujuk oleh PSSI melalui sang Ketua Umum, Nurdin Halid, Persipura yang terlanjur kecewa tetap tak ingin melanjutkan pertandingan. Akhirnya wasit Purwanto memutuskan Sriwijaya menang WO 4-0.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Kami sudah siap dengan keputusan PSSI. Kami juga siap bila dipanggil. Walaupun nantinya tidak dipanggil, kami siap atas konsekuensi atas tindakan kami di final kemarin," ungkap asisten manajer Persipura, Rudi Maswi, ketika dihubungi melalui telepon selulernya, Selasa (30/6/).
Meski begitu, pihak manajemen klub belum memberikan tindak lanjut atas kemungkinan Persipura terkena hukuman. Saat ini para pemain dan ofisial tim masih libur, bahkan sebagian anggota tim masih ada yang dalam perjalanan pulang dari Palembang.
"Pemain sudah tiba di Papua, tadi pagi. Namun saya masih ada di Jakarta. Untuk sementara pemain masih diliburkan. Kami juga belum mendapat instruski apapun. Semuanya masih menunggu keputusan PSSI," pungkas Rudi.
(mrp/roz)











































