Giliran BLI Diprotes Sriwijaya

Giliran BLI Diprotes Sriwijaya

- Sepakbola
Kamis, 06 Agu 2009 22:51 WIB
Giliran BLI Diprotes Sriwijaya
Palembang - Rabu lalu Sriwijaya FC melemparkan protes kepada Badan Tim Nasional. Kali ini giliran Badan Liga Indonesia (BLI) yang jadi sasaran. Apa yang kali ini menjadi sasaran 'Laskar Wong Kito'?

Protes yang dilancarkan Sriwijaya kali ini terkait dengan regulasi untuk tiga pemain asing Eropa dan dua pemain asing Asia yang diizinkan oleh BLI. Juara Coppa Indonesia 2009 ini mengusulkan formasi regulasi empat pemain asing Eropa dan satu pemain asing Asia.

"Surat kita layangkan hari ini kepada BLI terkait dengan regulasi pemain asing," kata Manajer SFC, Hendri Zainudin, kepada pers, di kantornya, Kompleks Palembang Square, Jalan POM IX Palembang. Kamis (06/08/2009).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Regulasi ini memang merugikan SFC, sebab manajemen harus melepas Anoure Obiora Richard seiring dengan bergabungnya Abanda Herman. Tanpa Obiora tim kebangaan Sumsel ini lemah di lini depan, tetapi kuat di lini belakang.

Dalam pandangan manajemen, penyerang asing berkualitas berasal dari dataran Afrika dan Eropa, dibandingkan dengan Asia seperti Thailand, Malaysia atau Singapura. Bahkan kualitas penyerang-penyerang lokal masih lebih baik dibandingkan pemain asing Asia.

"Sebab pemain lokal justru lebih baik dari pemain asing Asia. Yang kita butuhkan penyerang asing dari Afrika atau Eropa," ujar Hendri.

Ini merupakan kali kedua dalam sepekan terakhir Sriwijaya melancarkan protes kepada badan tinggi sepak bola nasional. Sebelumnya, mereka memprotes kebijakan BTN yang tak memperbolehkan pemain-pemain memperkuat klub selama memperkuat pelatnas Pra-Piala Asia.

(tw/roz)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads