BLI yang bertugas sebagai administrator seluruh kompetisi yang ada di Indonesia mulai musim depan akan berubah menjadi sebuah Perseroan Terbatas (PT), di mana sebagian besar saham Liga akan dimiliki oleh PSSI. Acara launching PT Liga Indonesia dilakukan di Kantor BLI, di bilangan Kuningan, Jumat (7/8/2009) sore WIB.
Hadir dalam acara tersebut, CEO Liga Djoko Driyono, Ketua Komdis PSSI Hinca Panjaitan, Komisaris Liga, Andi Soemadipraja dan sejumlah anggota Liga.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Namun demikian, di tahun pertama pelaksanaannnya sejumlah masalah klasik masih menghantui perjalanan kompetisi dengan kasta tertinggi di Indonesia itu.
Salah satunya adalah sumber pendanaan klub yang belum bisa mandiri alias masih dapat suntikan dana dari APBD. Jangan lupakan juga masalah klasik berupa kerusuhaan antar suporter, jadwal pertandingan yang sering berubah dan juga sulitnya perizinan dari pihak kepolisian.
"Memang kami akui kalau musim lalu perjalanan kompetisi masih diwarnai banyak masalah. Maka dengan dibentuknya PT Liga Indonesia ini kami harap semua elemen di organisasi ini dapat menjalankan perannya dengan baik agar kompetisi dapat berjalan dengan lancar. Kami ini bukan PT 'basa basi'," tegas Djoko kepada wartawan.
"Kami ingin memperbaiki sistem kompetisi yang ada dengan dibentuknya Liga ini. Harapannya agar bisa lebih disapa oleh sponsor dan kompetisi dapat berjalan dengan lancar," sambungnya.
Dijelaskan Djoko, dalam Liga bakal ada tiga aspek yang bakal jadi pekerjaan sehari-harinya yaitu aspek sports and management dimana mereka akan mengadakan kerjasama dengan sejumlah universitas yang dekat dengan klub ISL agar nantinya dilakukan pembinaan untuk membentuk liga yang kuat.
Kedua adalah aspek legal untuk pengelolaan aspek yang berhubungan dengan masalah hukum yang termasuk di dalamnya adalah tata cara penyelenggaraan liga dengan benar sesuai manual liga yang berlaku.
Dan yang terakhir adalah techical development yang mana Liga akan mengambil 18 mahasiswa dari Universitas Negeri Jakarta (UNJ) yang akan ditugaskan sebagai pencatat segala statistik para pemain ISL.
(mrp/din)










































