Β
Prestasi Octo bersama PSMS Medan di ajang Copa Indonesia terbilang lumayan. Walaupun mereka harus terdegradasi ke Divisi Utama musim depan dan diwarnai problem intern tim, 'Tim Ayam Kinantan' sukses menembus babak delapan besar sebelum akhirnya disingkirkan Persipura Jayapura.
"Saya sama sekali tidak pernah menyangka bisa terpilih. Karena itu, saya anggap ini semua adalah anugerah dari Yang Maha Kuasa. semoga hal ini bisa menjadi penambah motivasi buat saya untuk terus berprestasi," tegas Octavianus di Acara Anugerah Bintang Emas Copa 2008, Hotel Mulia Senayan, Jakarta, Jumat (14/8/2009) malam WIB.
Untuk Mamak, yang meraih gelar Best Coach yang, ia dinilai berandil besar membawa Deltras menjadi juara ketiga Copa Indonesia 2008/09 dengan mengandaskan Persijap Jepara dengan skor 3-1. Apalagi raihan gemilang itu diamit di saat The Lobster didera masalah besar dalam manajemen tim, termasuk soal keuangan.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Saya berterimakasih atas penghargaan ini kepada semua pihak, khususnya wartawan. Saya tak mengira hal ini karena saya tau diri bahwa ada pelatih yang lebih baik dari saya, mas Rahmad (Darmawan) misalnya," ungkap Mamak dengan nada merendah.
Atas gelarnya tersebutan kedua berhak membawa hadiah uang tunai senilai Rp 75 juta. Selamat buat Mamak dan Octo!
(mrp/roz)











































