Perubahan venue latihan ini karena Stadion Soemantri Brodjonegoro, Kuningan, masih menjalani renovasi.
"Timnas akan latihan di SUGBK. Kami sudah mendapatkan restu dari pengelola untuk memakainya," terang Chandra Solechan, asisten menejer timnas Indonesia di Senayan, sambil menunjukkan map biru berisi tanda persetujuan pemakaian SUGBK oleh timnas, Rabu (21/10) sore WIB kemarin.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Selama pelatnas, Badan Tim Nasional (BTN) tetap menunjuk Hotel Aston, Kuningan, Jaksel, sebagai tempat beristirahat pasukan Merah Putih. Selama di SUGBK, Timnas akan beruji coba melawan tim lokal. Chandra menerangkan, tim PS TNI akan dijadikan lawan tanding selama pelatnasΒ jelang melawan Kuwait pada 14 dan 18 November, selain melawan Timnas Singapura. Untuk lawan PS TNI, BTN menjadwalkan pada 29 Oktober.
Sementara untuk jadwal uji coba lawan timnas Singapura ada perubahan. Sebelumnya, Ketua BTN Rahim Soekasah menjadwalkan uji coba melawan negeri Singa dilaksanakan pada 2 November. Namun, kemarin Rahim merevisi.
"Timnas melawan Singapura akan dilakukan pada 4 November. Perubahan ini murni karena usulan 2 November tak disetujui pihak Singapura. Sekalipun mereka menyediakan pilihan waktu mulai 2 hingga 7 November," terangnya.
Karena perubahan jadwal uji coba itu, berubah juga rencana berangkat ke Singapura. Tim baru bertolak ke Singapura dua hari sebelum waktu uji coba. Setelah itu kembali ke Indonesia dan baru terbang ke Timur Tengah pada 6 November untuk menjalani laga melawan Kuwait pada 14 November.
Selanjutnya mereka kembali ke Indonesia pada 15 November untuk persiapan menjamu tim yang sama pada 18 November di SUGBK.
(a2s/arp)











































