Indonesia & Australia Saling Membantu

Bidding Tuan Rumah PD 2018 & 2022

Indonesia & Australia Saling Membantu

- Sepakbola
Kamis, 29 Okt 2009 01:23 WIB
Indonesia & Australia Saling Membantu
Jakarta - Indonesia dan Australia sama-sama tengah mengajukan diri untuk menjadi tuan rumah Piala Dunia, meski untuk waktu yang berbeda. Namun demi tercapainya tujuan menjadi tuan rumah Piala Dunia, mereka pun tak segan untuk saling membantu. Dalam hal apa?

Seperti diketahui, Indonesia mencalonkan diri sebagai host PD 2022 dan itu sudah diakui oleh FIFA. Australia sendiri maju sebagai salah satu kandidat penyelenggara pesta akbar sepakbola dunia itu untuk tahun 2018.

Untuk mendapatkan status sebagai tuan tumah itu pun, kedua negara berikrar setia untuk menjalin kerjasama yang menguntungkan. Australia akan didukung Indonesia dan begitu juga sebaliknya.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"PSSI dapat teman berjuang yaitu Australia untuk mencalonkan diri sebagai tuan rumah Piala Dunia 2022. Saya sendiri sudah berkunjung bulan lalu ke Australia
dan sudah bertemu dengan presiden Federasi Sepakbola Australia," ujar Ketum PSSI, Nurdin Halid, kepada wartawan di Kantor PT Liga, Kuningan, Jakarta, Rabu
(28/10/2009).

Dilanjutkan Nurdin, pada kongres PSSI yang akan digelar Desember mendatang, Australia akan berkunjung ke tanah air untuk melanjutkan pembicaraan soal niatan
itu.

"Penandatanganan kontrak kerjasama pada kongres PSSI Desember nanti dan kami akan bertekad bersama-sama memenangi tuan rumah Piala Dunia. Kesepakatan itu garis besarnya isinya adalah untuk saling bantu-membantu dengan Australia untuk memenangi bidding," jelasnya.

Tak hanya soal kerjasama dengan Australia, Nurdin pun turut membahas soal ketertarikan Thailand untuk mengajak Indonesia menjadi tuan rumah bersama. Untuk diketahui ASEAN melalui ketuanya yang juga perdana menteri negeri Gajah Putih itu, Abhisit Vejjajiva, beberapa waktu lalu mengajukan untuk menjadi tuan rumah bersama PD 2022. Apa jawabnya?

"Negara-negara ASEANΒ  seperti Malaysia, Thailand, Singapura dan Vietnam memang sudah declare kalau mereka mendukung Indonesia untuk menjadi tuan rumah piala dunia. Namun soal tuan rumah bersama, kita harus berbicara dulu dengan presiden SBY dan melihat peraturan FIFA soal tuan rumah bersama," tukas pria yang akrab disapa Puang itu.

"Sekarang yang kita lakukan adalah jalan sendiri dulu karena kita sudah diakui oleh FIFA sebagai salah satu calon tuan rumah Piala Dunia 2022. Untuk soal promosi menjadi tuan rumah pun sedang kita garap dan tanggal 4 Desember nanti adalah waktu yang diizinkan FIFA untuk melakukan promosi," tuntasnya.

(mrp/roz)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads