'Indonesia Perlu Lebih Agresif'

Jelang Kualifikasi Piala Asia

'Indonesia Perlu Lebih Agresif'

- Sepakbola
Senin, 16 Nov 2009 14:45 WIB
Indonesia Perlu Lebih Agresif
Jakarta - Timnas Indonesia dinilai hanya kurang beruntung saat takluk di tangan Kuwait. Ketika akan menjamu tim yang sama dua hari mendatang, 'Merah Putih' pun hanya perlu lebih aktif menyerang.

Melawat ke Kuwait dalam kualifikasi Piala Asia, Sabtu (14/11/2009), Indonesia yang sudah unggul duluan melalui Bambang Pamungkas harus mendapati kenyataan pahit kemasukan dua gol. Charis Yulianto dkk pun akhirnya pulang dengan tangan hampa.

Akan tetapi Indonesia tidak punya waktu lama untuk melakukan pembenahan dari kekalahan tersebut. Pasalnya Kuwait akan gantian menyambangi tanah air pada Rabu ini.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Menanggapi laga yang cukup penting untuk menyibak peluang lolos ke putaran final Piala Asia tersebut, pelatih Sriwijaya FC Rahmad Darmawan mengatakan bahwa secara umum Indonesia tidak perlu mengganti komposisi pemain sebelumnya. Ada pun yang perlu dilakukan adalah lebih ofensif saja.

"Jika di Kuwait kita lebih banyak menunggu, maka kali ini kita harus lebih agresif," tuturnya ketika dihubungi detiksport.

"Menurut saya sama sekali tidak ada yang salah dengan penampilan Indonesia di Kuwait. Kita hanya kurang beruntung, dan si satu sisi penalti yang mereka dapatkan itu juga 50-50."

Lebih lanjut Rahmad yang sebelumnya menjadi salah satu kandidat kuat untuk menjadi pelatih timnas, menyebut bahwa Benny Dolo selaku peracik strategi sudah cukup tahu tentang apa yang harus dilakukan ketika menjamu Kuwait nanti.

"Bang Benny pasti sudah tahu tentang apa yang harus dilakukannya. Apalagi kontra-strategi yang diterapkannya kemarin sudah cukup berhasil," tandasnya.

Indonesia saat ini berada di dasar klasemen Grup B dengan dua angka. Dengan masih ada tiga pertandingan dilakoni, dua di antaranya di kandang sendiri, peluang lolos ke Piala Asia 2011 masih terbuka.


(key/krs)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads