Melawat ke Kuwait dalam kualifikasi Piala Asia, Sabtu (14/11/2009), Indonesia yang sudah unggul duluan melalui Bambang Pamungkas harus mendapati kenyataan pahit kemasukan dua gol. Charis Yulianto dkk pun akhirnya pulang dengan tangan hampa.
Akan tetapi Indonesia tidak punya waktu lama untuk melakukan pembenahan dari kekalahan tersebut. Pasalnya Kuwait akan gantian menyambangi tanah air pada Rabu ini.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Jika di Kuwait kita lebih banyak menunggu, maka kali ini kita harus lebih agresif," tuturnya ketika dihubungi detiksport.
"Menurut saya sama sekali tidak ada yang salah dengan penampilan Indonesia di Kuwait. Kita hanya kurang beruntung, dan si satu sisi penalti yang mereka dapatkan itu juga 50-50."
Lebih lanjut Rahmad yang sebelumnya menjadi salah satu kandidat kuat untuk menjadi pelatih timnas, menyebut bahwa Benny Dolo selaku peracik strategi sudah cukup tahu tentang apa yang harus dilakukan ketika menjamu Kuwait nanti.
"Bang Benny pasti sudah tahu tentang apa yang harus dilakukannya. Apalagi kontra-strategi yang diterapkannya kemarin sudah cukup berhasil," tandasnya.
Indonesia saat ini berada di dasar klasemen Grup B dengan dua angka. Dengan masih ada tiga pertandingan dilakoni, dua di antaranya di kandang sendiri, peluang lolos ke Piala Asia 2011 masih terbuka.
(key/krs)











































