Bermain di Stadion Brawijaya, Rabu (16/12/2009), Persik langsung unggul cepat pada menit ke-1 melalui tandukan Yongki Aribowo. Mantan anggota Timnas U-23 di SEA Games tersebut dengan cerdik memanfaatkan umpan lambung dari Patricio 'Pato' Morales. Tandukan terarahnya berhasil memperdaya penjaga gawang PSM, Samsidar, untuk merubah skor menjadi 1-0.
Unggul satu gol Persik terus melancarkan serangan. Trio striker yang dipasang pelatih Gusnul Yakin mampu mengobrak-abrik barisan pertahanan PSM yang digalang oleh Hamdi Hamzah, Hendri Njobi dan Hendra Wijaya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Di 19 menit sisa babak pertama, Persik berhasil menciptakan dua peluang emas, namun tidak bisa dikonversi menjadi gol tambahan. Sementara PSM tercatat hanya memiliki satu peluang terbaik, yaitu melalui tendangan bebas Hamdi Hamzah. Namun sayang, kesigapan penjaga gawang Persik Herman Batak, menjadikan skor tidak berubah hingga berakhirnya babak pertama.
Memasuki babak kedua, PSM Makasar yang tertinggal dua gol melancarkan serangan untuk bisa mengejar ketertinggalannya. Sementara Persik yang unggul tampak mengendorkan serangan, dengan hanya mengandalkan serangan balik.
Memasuki menit ke 65, Persik harus bermain dengan 10 pemain. Gunawan Dwi Cahyo mendapatkan kartu kuning kedua, setelah dianggap melakukan handsball. Sebelumnya, mantan pemain PSIS Semarang tersebut telah mengantongi kartu kuning pada menit ke-61, gara-gara terlibat benturan keras dengan Asri Akbar.
Unggul jumlah pemain, PSM Makasar mengurung pertahanan Persik, yang praktis hanya bermain separuh lapangan. Beruntungbagi Persik, ketenangan pemain yang ditunjukkan menjadikan PSM gagal menciptakan gol balasan.
Sebaliknya, pada menit ke 89 Persik justru berhasil memperbesar keungguannya. Yongki Aribowo yang mendapatkan umpan panjang dari Legimin Raharjo, berhasil melewati kawalan Hamdi Hamzah, sebelum tendangan placing-nya berhasil memperdayai penjaga gawang Samsidar. Skor berubah menjadi 3-0.
Selang satu menit dari gol ketiga, tepatnya pada menit ke 90, Persik berhasil memperbesar keunggulannya. Pemain pengganti Wawan Widiantoro yang lepas dari kawalan berhasil menerobos masuk ke pertahanan PSM, sebelum akhirnya dijatuhkan oleh Samsidar. Wasit Ole Hadi asal Jakarta melihatnya sebagai pelanggaran dan memberikan hadiah penalti.
Ok Jhon yang ditunjuk menjadi algojo sempat gagal mengeksekusi penalti dengan baik, sebelum akhirnya bola muntah berhasil disepaknya kembali hingga menjebol jala PSM Makasar. Skor kembali berubah menjadi 4 - 0.
Dalam dua menit masa perpanjangan waktu, PSM gagal menciptakan gol balasan. Hingga peluit panjang ditiupkan wasit Ole Hadi, skor tetap bertahan 4-0 untuk kemenangan Persik Kediri. Dengan kemenangan ini Persik mendapatkan 3 poin tambahan, hingga menjadikannya memiliki koleksi 14 poin dan berhasil masuk ke papan tengah klasemen sementara.
(roz/krs)











































