Indonesia yang kini menjadi juru kunci Grup B Pra-Piala Asia 2011 dengan koleksi tiga poin. 'Tim Merah-Putih' butuh angka penuh untuk mejaga peluangnya lolos ke putaran final di Qatar. Oman sendiri ada satu strip di atas Indonesia empat poin. Laga pertama kedua tim awal tahun lalu berakhir 0-0.
Selain bermain di bawah puluhan ribu pendukungnya di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Indonesia dipastikan full-team dengan hanya minus Maman Abdurrahman serta Ismed Sofyan. Indonesia juga masih akan mengandalkan Boaz Solossa dan Bambang Pamungkas sebagai sumber gol.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Ini adalah pertandingan yang sangat penting untuk kami. Dan kami siap untuk menang karena Piala Asia 2011 di Qatar nanti sangat penting untuk kami," ungkap Al Habsi usai latihan sore di kawasan Senayan, Senin (4/1/2010).
Al Habsi baru bisa bergabung dengan rekan-rekannya semalam karena pada awalnya kiper 28 tahun itu tak diizinkan pergi oleh Bolton Wanderers karena laga Pra-Piala Asia tak masuk dalam agenda FIFA.
"Saya sangat lelah karena baru menempuh perjalanan panjang lebih dari 20 jam menuju ke Indonesia. Namun saya siap untuk tampil dalam partai melawan Indonesia nanti," sambungnya.
Lalu apakah ada pemain Indonesia yang patut diwaspadai nanti? "Saya pikir semua pemain Indonesia berbahaya. Mereka adalah tim yang bagus. Terutama memang Bambang Pamungkas dan no 14 (Ismed Sofyan)."
Setidaknya ancaman Indonesia untuk Oman berkurang satu karena Ismed harus absen akibat akumulasi kartu. Dan suplai bola udara yang jadi kesukaan Bambang relatif berkurang. Namun, Al Habsi meminta rekannya untuk tetap waspada dan tidak menganggap remeh tuan rumah.
"Ini bakal jadi game yang sulit buat kami. Kami harus tetap menjaga konsentrasi kami secara penuh karena Indonesia adalah tim yang sangat bagus," tegas Al Habsi.
(roz/roz)











































