Liga Bank Mandiri
Legiun Asing Menangkan Persija
Kamis, 15 Apr 2004 17:59 WIB
Jakarta - Dua legiun asing Persija Emanuel de Porras dan Gustavo Hernan Ortiz menjadi penentu kemenangan timnya atas Persebaya di Stadion Lebakbulus, Jakarta, Kamis (15/4/2004). Tuan rumah unggul 3-1. Sejak awal tim "Macan Kemayoran" lebih menguasai pertandingan. Mereka unggul di lapangan tengah, sementara barisan gelandang tim tamu gagal memberikan perlawanan berarti. Padahal duet penyerang Kurniawan Dwi Yulianto dan Christian Carascao cukup bermain taktis. Namun mereka tidak mendapat dukungan dari tengah.Gol pertama Persija lahir beberapa menit menjelang turun minum. Serbuan De Poras dari sektor kanan pertahanan Persebaya diselesaikan Ortiz lewat sebuah kemelut di mulut gawang kiper Hendro Kartiko. Persebaya lebih berani keluar menyerang di awal-awal babak kedua. Sebuah tembakan spekulasi Andre Budiarto dari luar kotak penalti hampir menggetarkan jala lawan, namun bola hanya menghantam mistar gawang.Di menit 64 Persija berhasil menambah gol kemenangannya. Melalui serangan balik yang cepat yang digalang Ortiz, para pemain belakang Persebaya tidak siap menghadapinya. Bola pertama ditendang Ellie Aiboy dari jarak 12 meter, tapi membentur mistar. Bola mental keluar dan disambar dengan baik oleh De Porras. Sekitar 15 ribu suporter The Jakmania semakin girang ketika jala Persebaya kembali bergetar hanya dalam tempo tiga menit. Blunder fatal kapten Mursyid Efendi, yang main buruk hari ini, dimanfaatkan dengan sempurna oleh De Porras. Itulah gol kesembilan penyerang asal Argentina itu.Persebaya memiliki peluang memperkecil kedudukan melalui titik penalti setelah Kurniawan dijatuhkan seorang pemain bek persija di kotak terlarang. Namun sayang eksekusi Danilo Fernando dapat ditepis kiper Mukti Ali Raja.Tim "Bajul Ijo" akhirnya mengutip satu gol di penghujung babak kedua, lewat sundulan pemain pengganti Rodrigo Gauna yang me-rebound tembakan Rahel Tuasalamony yang sempat dihalau Mukti Ali.Seperti biasa, tidak afdol kalau pertandingan Ligina tidak diwarnai kericuhan. Di masa injury time beberapa pemain persebaya sempat mendorong-dorong wasit Purwanto dan seorang asistennya. Insiden tersebut terjadi setelah Mursyid memprotes kartu merah yang dilayangkan wasit kepadanya, sebelum Purwanto meralat menjadi kartu kuning.Kericuhan juga terjadi di kalangan suporter. Pendukung Persija marah ketika sekitar 200-an Bonek menyanyikan koor "janc..k" buat pemain-pemain tuan rumah. Karuan saja kuping The Jakmania panas. Botol-botol air mineral langsung beterbangan ke arah para tamu itu. Petugas lalu menggiring Bonek agar keluar dari stadion agar emosi penonton lain tidak semakin panas. Sesampainya di luar mereka sempat melempari stadion dengan bebetuan, tapi tidak berlangsung lama. (erk/)











































