suap dan mafia suap. Dan pada akhirnya dalam Kongres PSSI 15-16 Januari kemarin,
seorang peserta pun secara terbuka menyampaikan soal hal tersebut.
"Untuk pertama kali ada peserta kongres yang berani memaparkan kejadian seperti ini secara gamblang di hadapan forum dan itu berasal dari salah satu klub Divisi Utama, " ujar Sekjen PSSI, Nugraha Besoes, dalam jumpa pers usai Kongres PSSI, Minggu (17/1/2010) dinihari WIB.
"Tapi untuk Liga Super musim ini, kinerja kepemimpinan wasit sudah dinilai oleh para klub jauh lebih baik," tandasnya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Namun karena sudah ada anggota kongres yang berani bersaksi, maka ketua umum (Nurdin Halid), telah meminta agar komdis menelusuri dugaan ini. Siapapun yang memang terbukti melakukannya akan dikenai sanksiΒ tanpa pandang bulu. Bahkan kasusnya bisa dipidanakan," sambung Nugraha.
Lalu siapa nama-nama oknum tersebut? Nugraha tak mau memberitahunya dan menyembunyikan rapat nama pelapor dan juga pihak-pihak yang berada di balik aksi memalukan ini. Begitu juga dengan besarnya dana yang diminta untuk menjalankannya.
"Dalam sepakbola, modus praktik seperti ini apalagi kalau bukan pengaturan skor," urainya merujuk pada modus praktik suap dan mafia wasit tersebut.
Hal ini pula yang dinilai Nugraha membuat para pemain lokal kita yang dibawa ke timnas menjadi terpengaruh sikap klub yang ingin menang dengan cara menyuap wasit.
Contohnya adalah skuad timnas PPA 2011 lalu yang akhirnya gagal melangkah ke putaran final Piala Asia
"Kita lihat saja anak-anak yang dibawa ke Pra Piala Asia 2011 kemarin, mereka-mereka itu kebanyakan produk tahun 2003. Anak-anak itu tidak bisa bermain murni karena klubnya sering dibantu wasit dan pada akhirnya selalu merasa menang," ungkapnya.
Dan untuk menghindari adanya main tuduh sana sini, Nurdin pun memberikan tenggat waktu kepada Komdis dalam satu atau dua minggu untuk mencari tahu siapa pelakunya.
"Ini kan masih sebatas dugaan. Karena itu kami belum bisa mengungkapkan siapa-siapa yang terlibat. Komdis PSSI akan menelusuri kasus ini dan akan menyampaikannya secara rinci dalam satu atau dua minggu ke depan," demikian juru bicara PSSI Mafirion berucap. (key/key)











































