Sejak pindah dari Persiba Balikpapan awal musim ini, Musafry belum mampu mencetak gol dalam 12 laga perdananya bersama Persija Jakarta. Hal ini kontras dengan raihannya musim lalu, di mana sejak laga pertama ia mampu mendonasi gol dan menjadi topskorer dengan 19 gol di ujung musim.
Penantian panjang akan gol pertama dalam kostum oranye-oranye pun akhirnya tiba pada pekan ke-13 saat melakoni derby ibukota kontra Persitara. Tak tanggung-tanggung, Musafry memborong semua gol dalam kemenangan 3-0 atas 'Laskar Si Pitung'.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Saya yakin Allah akan menolong saya karena saya selalu berdoa kepada-Nya supaya saya bisa mencetak gol pertama dan saya juga intropeksi diri. Alhamdulillah akhirnya gol itu datang juga," ucap Musafry kepada wartawan usai pertandingan, Rabu (20/1/2010).
"Namun saya sendiri juga tak menyangka bisa mencetak tiga gol langsung seperti. Dan mudah-mudahan hal ini bisa menjadi awal untuk saya mencetak gol-gol lagi bagi Persija ke depannya," sambungnya.
Ada pun dalam laga itu, Musafry didorong lebih ke depan oleh Benny Dollo untuk menarik perhatian lawan. Tak dinyana perubahan posisi itu justru membuat Musafry lebih keluar insting untuk mencetak golnya.
"Saya bisa lebih fokus ke depan dengan perubahan posisi ini. Namun saya tak ada masalah dengan hal itu. Saya juga biasa bermain di berbagai posisi," ujar pemain yang fasih memainkan peran sebagai gelandang serang dan penyerang sayap itu.
Terakhir, Musafry ingin mempersembahkan trigolnya itu untuk para rekan-rekannya dan terutama untuk para JakMania yang menanti-nanti gol pertama dari kakinya.
"Saya persembahkan gol ini untuk JakMania yang menunggu gol dari saya dan harap mencetak gol lainnya yang lagi," pungkasnya.
(mrp/roz)











































